Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Disdik Cirebon Latih Guru SD Terapkan Pendekatan TaRL

Antara • Rabu, 18 Februari 2026 | 23:28 WIB
Sejumlah guru SD mengikuti kegiatan pelatihan metode TaRL di Cirebon. (Dispendik Cirebon/Antara)
Sejumlah guru SD mengikuti kegiatan pelatihan metode TaRL di Cirebon. (Dispendik Cirebon/Antara)

JawaPos.com–Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Cirebon melatih para guru tingkat sekolah dasar (SD) untuk menerapkan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) guna meningkatkan kemampuan membaca siswa. Program tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas guru.

Koordinator Pengawas Sekolah Dispendik Cirebon Nano Sutarno mengatakan, pelatihan itu, dikemas dalam Lokakarya Praktik Perencanaan Pembelajaran Berdiferensiasi dan TaRL untuk Kemampuan Membaca. Kegiatan diikuti 24 peserta, dilaksanakan pada 12 Februari.

”Kami sudah menjalin kemitraan dengan INOVASI, sebagai langkah krusial dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus menguatkan ekosistem pendidikan di Kabupaten Cirebon,” kata Nano Sutarno seperti dilansir dari Antara.

Nano menyebutkan, peserta terdiri atas guru kelas I, II dan III serta Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) dari enam kecamatan. Keenam kecamatan itu meliputi Astanajapura, Gegesik, Losari, Pabedilan, Panguragan, dan Mundu.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut dilatarbelakangi hasil asesmen kemampuan membaca siswa di enam kecamatan yang menunjukkan variasi tingkat kemampuan dalam satu kelas. Dalam asesmen, ditemukan siswa berada pada level berbeda, mulai dari pengenalan huruf, suku kata, kata, paragraf, hingga mampu membaca cerita.

Menurut dia, kondisi tersebut menuntut guru merancang pembelajaran yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan belajar setiap siswa. Lewat pendekatan pembelajaran berdiferensiasi para guru dapat menyesuaikan strategi, proses, serta asesmen pembelajaran berdasarkan karakteristik dan tingkat kemampuan siswa.

Dia mengatakan, peserta diperkenalkan dengan strategi TaRL, yakni intervensi pembelajaran membaca yang disesuaikan dengan kemampuan aktual siswa. Termasuk pemberian dukungan tambahan di luar jam belajar reguler.

Setelah pelatihan tersebut, kata Nano, setiap KKG menyusun rencana tindak lanjut untuk mendiseminasikan praktik baik di tingkat kecamatan.

”Mereka harus menyusun mekanisme pencatatan peningkatan kemampuan membaca siswa secara berkala, guna memastikan pendampingan berjalan berkelanjutan,” tutur Nano Sutarno.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#kabupaten cirebon #dispendik #TaRL #sekolah dasar