Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Gubernur Jabar Dukung Pengembangan Industri di BIJB Kertajati

Antara • Selasa, 9 Desember 2025 | 00:06 WIB
Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka. (Fathnur Rohman/Antara)
Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendukung pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka. Yakni sebagai kawasan industri dirgantara sesuai rencana yang dicanangkan pemerintah pusat.

Gubernur mengatakan, rencana pengembangan industri di kawasan tersebut merupakan kewenangan pusat. Namun Pemprov Jabar siap mengawal agar hal ini bisa terealisasi.

Menurut dia, pengembangan industri di BIJB Kertajati dapat dilakukan tanpa membebani keuangan negara. Sebab, salah satu opsi yang memungkinkan adalah memindahkan fasilitas PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dari Kota Bandung ke kawasan bandara tersebut.

”Kalau industri pertahanan dibangun di sini (BIJB Kertajati), pemindahan PTDI tidak perlu memakai APBN. Tinggal hitung nilai tanah di Bandung dengan yang di sini,” ungkap Dedi Mulyadi seperti dilansir dari Antara.

Dia menyampaikan, kehadiran industri akan mendorong kawasan ekonomi khusus (KEK) di kawasan BIJB Kertajati berkembang cepat. Sebab, sektor tersebut dapat langsung terintegrasi dengan bandara.

Dedi menyebut aspek konektivitas sudah menunjang, dengan ruas tol yang tersambung ke Pelabuhan Patimban hingga Jakarta dan Bandung, serta kebutuhan berikutnya adalah penguatan jaringan kereta api.

”Jalur kereta dekat ke Cirebon, tinggal reaktivasi. Dulu Majalengka punya jalur sampai Kadipaten. Tinggal ditarik saja, tidak masalah,” ujar Dedi Mulyadi.

Selain itu, dia menyampaikan pembangunan asrama haji di sekitar bandara tetap menunggu peningkatan aktivitas penerbangan. Untuk fasilitas penginapan sementara, dapat menggunakan fasilitas hotel di sekitar bandara.

”Asrama haji 20 hektare cukup, tetapi saya bangun kalau sudah ramai,” tandas Dedi Mulyadi.

Dia menegaskan kesiapan bandara menjadi faktor utama, karena BIJB Kertajati saat ini sudah beroperasi dan memiliki kualitas infrastruktur yang cukup baik.

”Bandara ini menurut saya terbaik di Indonesia. Tinggal wilayah pendukungnya dibereskan,” tutur Dedi Mulyadi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan pentingnya perencanaan tata ruang yang terintegrasi dalam pengembangan BIJB Kertajati.

Dia mengatakan kawasan tersebut diproyeksikan menjadi Aerospace Park Kertajati dan Hanggar Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) yang terhubung dengan fasilitas industri pendukung lainnya. Pembangunan fasilitas MRO, sangat penting untuk meningkatkan kemandirian industri penerbangan nasional.

”Wilayah ini harus saling mendukung agar pemerataan pembangunan berjalan baik,” ujar Agus Harimurti Yudhoyono.

Dia menyebut penyediaan infrastruktur dasar dan konektivitas, menjadi syarat utama agar kawasan ini dapat tumbuh serta menarik minat masyarakat. Pihaknya menilai BIJB Kertajati perlu memiliki daya tarik tambahan agar wisatawan dan pelaku usaha, bersedia menghabiskan waktu lebih lama di wilayah tersebut.

”Termasuk juga untuk konektivitas ini bisa disiapkan dengan baik, dan semakin memudahkan masyarakat untuk datang maupun berangkat dari bandara ini,” ucap Agus Harimurti Yudhoyono.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#ptdi #Kabupaten Majalengka #bijb kertajati #dedi mulyadi