JawaPos.com–PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan inspeksi terhadap sejumlah jalur kritis di wilayah Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon. Hal itu sebagai langkah utama peningkatan keselamatan penumpang menjelang masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Vice President Public Relations PT KAI Ane Purba mengatakan, jalur-jalur rawan menjadi perhatian utama karena cuaca ekstrem mulai terjadi di sejumlah daerah. Pemetaan jalur dilakukan melalui inspeksi bersama KAI, DJKA, dan KNKT menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS) yang berhenti di Stasiun Cirebon.
Dia menyebutkan inspeksi tersebut merupakan rangkaian pengecekan tujuh lintas operasi di Pulau Jawa pada 2-4 Desember 2025.
”Kami memastikan kesiapan prasarana, sarana, dan layanan stasiun untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru,” kata Ane Purba seperti dilansir dari Antara.
Dia mengatakan perseroan mengoperasikan dua rangkaian KAIS untuk lintas utara dan selatan, yang diarahkan pada kondisi jalur, elevasi rel, fasilitas persinyalan, serta titik-titik yang sebelumnya masuk kategori pekerjaan prioritas.
Di wilayah Daop 3 Cirebon, menurut dia, sejumlah pekerjaan pemeliharaan seperti penggantian rel, bantalan sintetis, dan wesel ditargetkan selesai sebelum 18 Desember 2025. Pembatasan kecepatan juga diterapkan sementara, untuk mengantisipasi penurunan elevasi akibat rekahan tanah.
Selain itu, dia menyebutkan perbaikan dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mobilitas yang diprediksi meningkat.
”Pemeliharaan ini penting untuk menjaga keselamatan dan ketepatan waktu kereta,” ujar Ane.
Lebih lanjut, dia mengatakan, Daop 3 menyiapkan pula kapasitas angkut 121.639 pengguna selama masa Natal dan Tahun Baru atau naik 1.406 penumpang. ”Total terdapat 154 perjalanan kereta per hari dengan 32 perjalanan tambahan,” terang Ane Purba.
Untuk mendukung operasional, kata Ane Purba, Daop 3 menyiapkan 14 lokomotif yang terdiri atas 10 unit CC 206 dan empat unit CC 201, serta 72 kereta berbagai kelas. Pihaknya pun membuka posko terpadu mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, untuk memantau seluruh layanan.
”Tujuh stasiun di wilayah Cirebon menyediakan loket box tambahan guna memperlancar arus penumpang,” ujar Ane Purba.
Ane mengatakan, sejalan dengan program pemerintah, KAI kembali menggelar angkutan motor gratis (motis) dengan kapasitas 5.568 unit motor dan 12.720 penumpang. Layanan tersebut berlangsung 23-30 Desember 2025 dan 2-5 Januari 2026.
Program motis di Daop 3, menurut dia, berpusat di Stasiun Cirebon Prujakan dengan dua lintas pelayanan, yakni jalur utara serta jalur tengah. ”Total delapan kereta bagasi dikerahkan per hari untuk mengangkut motor,” tandas Ane Purba.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah