Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Dinsos Distribusikan Bantuan Makanan untuk Korban Banjir di Cirebon

Antara • Kamis, 20 November 2025 | 19:17 WIB
Banjir mulai surut di Desa Gunungsari, Cirebon, Kamis (20/11). (Fathnur Rohman/Antara)
Banjir mulai surut di Desa Gunungsari, Cirebon, Kamis (20/11). (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon mulai mendistribusikan paket bantuan makanan untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Waled. Dinsos berupaya memenuhi kebutuhan dasar warga setelah peristiwa tersebut.

Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon Hafidz Iswahyudi mengatakan distribusi bantuan dilakukan setelah tim asesmen diterjunkan ke wilayah yang terdampak banjir. Tim Dinsos sudah berada di lokasi sejak pagi untuk mendata kebutuhan warga, serta memastikan bantuan yang diberikan sesuai kondisi lapangan.

”Bantuan sementara yang diberikan berupa paket nasi, berdasarkan hasil asesmen awal dan permintaan resmi dari camat serta kepala desa setempat,” kata Hafidz Iswahyudi seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, bantuan makanan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan konsumsi warga untuk pagi, siang, dan sore pada hari yang sama. ”Setiap penyaluran ada 500 paket, yang dibagikan untuk warga terdampak banjir,” ujar Hafidz Iswahyudi.

Hafidz mengatakan, pemenuhan kebutuhan makan menjadi prioritas utama pada masa darurat ini, sebelum penyaluran bantuan lain yang bersifat penunjang. Selain itu, pihaknya masih menunggu hasil asesmen lanjutan untuk menentukan bentuk dan jumlah bantuan berikutnya yang akan disalurkan kepada warga.

Terkait permintaan alat kebersihan bagi warga, Hafidz menyebut hal tersebut masih dalam pembahasan dan koordinasi dengan perangkat daerah terkait. Dinsos saat ini memusatkan dukungan pada layanan logistik agar warga terdampak banjir tetap mendapatkan akses makanan layak.

Hafidz menegaskan, peran Dinsos dalam penanganan banjir tersebut, bersifat mendukung kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon.

”Lihat hasil asesmen dan perkembangan. Kami mendukung untuk penanganan yang dilakukan BPBD,” ucap Hafidz Iswahyudi.

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Cirebon mencatat terdapat 1.164 unit rumah warga terdampak peristiwa banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Waled, Cirebon sejak Rabu (19/11) malam. Peristiwa tersebut disebabkan oleh curah hujan tinggi, sehingga membuat debit air di Sungai Ciberes meluap dan masuk ke pemukiman warga. Ketinggian banjir yang merendam kawasan tersebut sekitar 70 cm hingga 120 cm.

Adapun jumlah warga yang terdampak akibat peristiwa ini, tercatat sekitar 3.724 jiwa dan 29 orang di antaranya sempat mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#bpbd #kabupaten cirebon #banjir #dinsos