Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

393 Jemaah Kloter JKG 01 Tiba di Tanah Air, Menag Ingatkan Pentingnya Menjaga Kemabruran Haji

Fawwaz Ralli Perdana • Jumat, 13 Juni 2025 | 12:00 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan sambutan daring kepada jemaah haji yang tiba di Asrama Haji Pondok Gede (Dok. kemenag.go.id).
Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan sambutan daring kepada jemaah haji yang tiba di Asrama Haji Pondok Gede (Dok. kemenag.go.id).

JawaPos.com - Sebanyak 393 jemaah haji dari kelompok terbang (kloter) 1 Debarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG 01) telah tiba kembali di Indonesia usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Kepulangan mereka disambut di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (12/6/2025) sekitar pukul 04.30 WIB.

Kedatangan jemaah ini menjadi bagian dari fase pemulangan setelah puncak ibadah haji rampung dilaksanakan. Momen haru dan syukur mewarnai penyambutan jemaah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah suci mereka.
 
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar turut menyapa para jemaah secara daring langsung dari Arab Saudi. Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya menjaga kemabruran haji yang telah diraih.
 
Baca Juga: KKHI Daker Makkah Rawat 35 Jemaah Haji, Upayakan Kesembuhan Maksimal
 
"Saya berpesan kepada Para Bapak dan Ibu jemaah haji untuk menjaga kemabruran hajinya. Sholat jangan dilalaikan apalagi ditinggalkan, berhubungan baik dalam bermasyarakat serta menerapkan amal-amal Sunnah lainnya. Tetap pertahankan energi Ka'bah di dalam hatinya," ujar Menag Nasaruddin, dilansir dari kemenag.go.id. 
 
Menag mengingatkan bahwa haji mabrur bukan sekadar menjalankan ritual ibadah, tetapi juga harus membawa perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Haji mabrur tercermin dalam akhlak, perilaku, serta hubungan sosial yang lebih baik.
 
"Saya mohon kepada Bapak-Ibu sekalian, ingatlah perbedaan antara sekadar hadir dan benar-benar menunaikan ibadah yang mabrur," jelas Menag menekankan makna mendalam dari ibadah haji.
 
Menurutnya, peningkatan spiritualitas harus dibarengi dengan perbaikan dalam kehidupan sosial. Sikap sabar, lembut, dan penuh kasih sayang menjadi wujud nyata dari kemabruran tersebut.
 
"Mungkin sebelumnya kita mudah marah kepada anggota keluarga, tapi kini, setelah melalui perjalanan spiritual ini, kita menjadi pribadi yang lebih matang dan lembut," tambahnya.
 
Selain itu, Menag juga menyampaikan apresiasi atas keakraban dan persaudaraan yang terjalin antarjemaah selama di Tanah Suci. Ia berharap hubungan baik tersebut tetap terjaga meskipun sudah kembali ke Tanah Air.
 
Menutup sambutannya, Menag mengajak seluruh jemaah untuk saling memaafkan demi menjaga kemabruran haji yang telah diraih bersama. Sikap saling memaafkan menjadi kunci keharmonisan dalam menjalani kehidupan pasca haji.
 
"Saya juga meminta kepada Bapak dan Ibu sekalian untuk memohonkan doa kepada para jemaah yang saat ini masih dalam proses pemulangan agar dimudahkan jalannya, serta yang terpenting adalah saling memaafkan satu sama lain dengan tujuan untuk menjaga kemabruran haji kita," pungkas Menag.
 
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berjalan secara bertahap, dengan berbagai fasilitas pelayanan disiapkan demi kenyamanan jemaah hingga tiba kembali di rumah masing-masing.
 
Baca Juga: Pemkab Cirebon Fasilitasi Pemulihan Siswi Putus Sekolah
Editor : Candra Mega Sari
#Kloter 1 #pemulangan jemaah haji #Menag Nasaruddin Umar