Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Presiden Prabowo Terima Kedatangan Kepala BP Batam, Bahas Percepatan Investasi dan Sinergi Kebijakan

Fawwaz Ralli Perdana • Jumat, 23 Mei 2025 | 16:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran BP Batam di Istana Merdeka, membahas akselerasi investasi dan sinkronisasi kebijakan nasional dan daerah. (Dok. setneg.go.id)
Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran BP Batam di Istana Merdeka, membahas akselerasi investasi dan sinkronisasi kebijakan nasional dan daerah. (Dok. setneg.go.id)

JawaPos.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima jajaran Badan Pengusahaan (BP) Batam di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/5/2025). Pertemuan tersebut menjadi ajang penting bagi BP Batam untuk melaporkan progres kerja sekaligus menyampaikan rencana strategis dalam mendorong percepatan investasi di wilayah Batam.

Dilansir dari setneg.go.id, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa pertemuan dengan Presiden Prabowo berlangsung hangat dan produktif. Ia menjelaskan, pihaknya diberikan ruang oleh Presiden untuk menyampaikan sejumlah capaian dan inisiatif yang tengah dijalankan oleh BP Batam dalam rangka menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan kompetitif.

"Alhamdulillah sore ini kami dapat bersilaturahmi dengan Bapak Presiden. Kami melaporkan beberapa pekerjaan yang telah dan sedang dilakukan, utamanya terkait percepatan investasi," ujar Amsakar kepada awak media usai pertemuan.

Salah satu inisiatif strategis yang dipaparkan adalah penerapan land management system atau sistem manajemen lahan terpadu. Sistem ini dirancang untuk menata pengelolaan lahan di Batam secara lebih efisien dan transparan, sekaligus mempercepat proses perizinan bagi investor.

"Penataan lahan yang lebih tertib dan efisien ini akan memberikan kepastian hukum bagi investor, serta meminimalkan potensi konflik lahan," jelas Amsakar.

Tak hanya itu, BP Batam juga menyederhanakan sejumlah prosedur birokrasi, termasuk menghapus kewajiban fatwa planologis yang selama ini menjadi hambatan administratif. Integrasi layanan antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam pun sudah mulai berjalan demi meningkatkan kecepatan pelayanan publik.

"Proses perizinan kini lebih cepat dan terintegrasi. Hal ini kami lakukan demi memberikan pelayanan prima kepada para pelaku usaha," tambah Amsakar.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga meminta arahan Presiden Prabowo terkait fokus kerja BP Batam ke depan, khususnya dalam rangka mencapai target pertumbuhan ekonomi yang diamanatkan dalam RPJMN. Ia menyampaikan bahwa data terbaru menunjukkan tren positif pertumbuhan ekonomi di wilayah Batam.

"Target RPJMN adalah pertumbuhan 8 persen. Insyaallah Batam akan berupaya melebihi itu. Data dari BPS, BKPM, serta LPEM UI yang jadi mitra kami menunjukkan tren investasi yang sangat kondusif," tegasnya optimistis.

Presiden Prabowo, menurut Amsakar, menyambut baik laporan dan strategi yang disampaikan BP Batam. Kepala Negara menyatakan dukungan penuh terhadap semua langkah progresif yang diambil demi meningkatkan daya saing ekonomi Batam.

"Pak Presiden memberi dukungan dan arahan agar kami terus bersemangat. Beliau juga akan melakukan penyesuaian terhadap regulasi-regulasi yang menghambat perkembangan investasi," ujar Amsakar.

Dengan dukungan Presiden Prabowo, BP Batam berharap bisa mempercepat realisasi berbagai proyek investasi yang tertunda serta menarik lebih banyak investor asing dan domestik. Penyederhanaan regulasi dan peningkatan efisiensi birokrasi menjadi kunci utama dalam strategi tersebut.

Dilansir dari setneg.go.id, langkah-langkah reformasi yang dilakukan BP Batam ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mempercepat pembangunan kawasan strategis nasional serta menciptakan pemerataan ekonomi antarwilayah.

Langkah konkret BP Batam juga menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kawasan dan sektor industri unggulan. Ke depan, Batam diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi yang semakin vital bagi Indonesia. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#Presiden Prabowo #BP Batam #prabowo subianto #Ivestasi