Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Lepas Kloter Pertama Haji 2025, Menag: Ini Perjalanan Menuju Langit, Jaga Niat dan Kesehatan

Fawwaz Ralli Perdana • Jumat, 2 Mei 2025 | 18:30 WIB
Menag Nasaruddin Umar berbincang hangat dengan salah satu jemaah kloter pertama JKG-01 di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (1/5/2025). (Dok. kemenag.go.id)
Menag Nasaruddin Umar berbincang hangat dengan salah satu jemaah kloter pertama JKG-01 di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (1/5/2025). (Dok. kemenag.go.id)

JawaPos.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia tahun 2025. Acara pelepasan berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (1/5/2025), dengan penuh haru dan pesan spiritual mendalam.

Dalam sambutannya, Menag menekankan bahwa ibadah haji bukanlah perjalanan biasa. Menurutnya, haji adalah perjalanan spiritual menuju langit yang membutuhkan kesiapan fisik dan kesucian hati.

"Perjalanan haji ini bukan perjalanan biasa. Ini adalah perjalanan ke langit. Karena itu, perbaikilah niat, karena keikhlasan adalah vitamin paling kuat dalam menjalankan ibadah ini," tutur Menag, dilansir dari kemenag.go.id.

Ia juga mengingatkan bahwa tidak semua orang mendapat undangan Allah untuk berhaji. Dari ratusan juta umat Muslim di dunia, hanya sebagian kecil yang diberikan kesempatan tersebut.

"Jagalah kesucian perjalanan ini, jangan sampai energi tersedot oleh hal-hal yang tidak perlu," pesannya kepada 393 jemaah kloter pertama asal embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG-01).

Sejumlah pejabat negara turut hadir dalam acara, di antaranya Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menhub Dudy Purwagandhi, dan Kepala BPKH Fadhlul Imansyah.

Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Agama dan Badan Penyelenggara Haji atas sinergi dalam meningkatkan layanan haji. Ia juga mengajak jemaah untuk mendoakan Indonesia di tempat-tempat mustajab di Tanah Suci.

"Bapak Ibu adalah duta bangsa. Jangan lupakan negeri ini dalam setiap doa," ungkap Cucun di hadapan para jemaah.

Sementara itu, Menkes Budi Gunadi Sadikin memberi perhatian serius terhadap kesehatan jemaah. Ia mengingatkan bahwa pada tahun 2023, lebih dari 773 jemaah wafat, sebagian besar akibat penyakit jantung dan paru-paru.

"Jagalah kesehatan karena dampaknya bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi bisa mempengaruhi kebijakan kuota dan premi asuransi haji di masa depan," tegas Menkes.

Menkes juga menyarankan agar jemaah tidak ragu menggunakan masker bila merasa kurang sehat. Selain itu, ia mengingatkan tiga indikator utama penyebab serangan jantung, yaitu tekanan darah tinggi, kadar gula tinggi, dan kolesterol tinggi.

Pemerintah memastikan semua persiapan telah dilakukan, termasuk fasilitas rumah sakit yang lebih mudah diakses. Menag menegaskan bahwa semua jemaah wajib mematuhi aturan, terutama terkait keabsahan visa.

Sistem pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat serta pendampingan medis berhasil menurunkan angka kematian jemaah haji secara signifikan dibandingkan tahun 2023.

Menutup pesannya, Menag mengajak seluruh pihak menjaga kekompakan dan sinergi. "Kami sudah menyiapkan segala sesuatunya. Namun, haji adalah ibadah yang penuh tantangan. Dengan ikhtiar, doa, dan niat yang lurus, insya Allah semua bisa berjalan lancar," pungkasnya.

Editor : Candra Mega Sari
#kloter pertama jemaah haji #ibadah haji #Menag Nasaruddin Umar