Jumat, 17 Juli 2026
Logo

6 Kandungan Gizi Kurma dan Manfaatnya bagi Tubuh Selama Ramadhan yang Luar Biasa

Kamis, 26 Feb 2026 | 08:00 WIB

Kurma (Freepik)
Kurma (Freepik)
JawaPos.com - Kurma memang tidak bisa dipisahkan dari bulan Ramadhan. Selain karena mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW untuk berbuka dengan kurma sebelum minum, buah manis ini ternyata bukan sekadar tradisi.


Di balik ukurannya yang kecil, kurma punya nutrisi melimpah yang sangat dibutuhkan tubuh saat berpuasa. Memahami kandungan gizi dalam kurma sangatlah penting, baik saat dikonsumsi saat sahur maupun berbuka agar energi kita tetap stabil dan seimbang sepanjang hari.

Mengutip dari Healthline, berikut adalah beberapa fakta gizi kurma yang bermanfaat untuk puasa Ramadhan:

1. Kurma Kaya Energi dan Karbohidrat

Kurma adalah buah yang kaya karbohidrat terutama gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang menjadikannya sumber energi cepat yang ideal untuk sahur atau berbuka puasa saat Ramadhan.

Kandungan karbohidrat kurma antara 60-85 gram per 100 gram membuatnya bisa memberikan sumber energi yang dibutuhkan tubuh setelah berpuasa panjang. Energi ini berasal dari gula alami yang juga mudah diolah tubuh menjadi energi tanpa lonjakan drastis dalam gula darah.

Studi tentang nutrisi menunjukkan bahwa karbohidrat dalam kurma membantu menjaga keseimbangan gula darah yang stabil jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat.

Hal ini penting terutama di waktu berbuka ketika tubuh membutuhkan energi cepat tanpa memicu lonjakan gula darah tajam. Dengan demikian kurma menjadi 'bahan bakar alami' yang baik sebelum makan besar saat berbuka puasa.

2. Serat Buah yang Mendukung Pencernaan

Kurma mengandung serat makanan yang cukup tinggi yaitu sekitar 7 gram per 100 gram buah yang membantu menjaga kesehatan saluran cerna. Serat kurma dapat membantu mencegah sembelit, kondisi umum yang sering dialami saat perubahan pola makan di bulan puasa.

Serat juga memperlambat pencernaan sehingga gula dilepaskan lebih lambat ke darah sehingga membantu kontrol gula darah yang lebih stabil. Selain itu, serat kurma juga mendukung pembentukan tinja yang lebih lunak dan mendorong gerak usus yang teratur.

3. Mineral Esensial untuk Tubuh

Kurma merupakan sumber mineral penting seperti potasium, magnesium, tembaga dan mangan yang berperan banyak dalam fungsi tubuh. Potasium sendiri adalah mineral yang membantu menjaga keseimbangan cairan dan tekanan darah.

Mineral juga berperan dalam fungsi otot dan saraf dimana sangat penting ketika tubuh menahan makanan dan cairan dalam waktu lama. Studi menunjukkan bahwa vitamin dan mineral dalam kurma mendukung metabolisme energi dan kesehatan secara keseluruhan.

Dengan demikian, kurma bukan hanya sumber energi tetapi juga nutrisi penting untuk keseimbangan tubuh saat berpuasa.

4. Antioksidan dan Senyawa Bioaktif

Kurma mengandung antioksidan seperti polifenol dan flavonoid yang membantu melawan radikal bebas dan stres oksidatif. Antioksidan ini dapat membantu mendukung sistem imun dan mengurangi peradangan di dalam tubuh.

Penelitian ilmiah menilai buah kurma sebagai buah dengan potensi bioaktif tinggi yang bisa masuk dalam makanan fungsional. Kandungan antioksidan mampu memberi perlindungan terhadap beberapa penyakit kronis bisa dikonsumsi sebagai bagian pola makan sehat.

Antioksidan juga sering dikaitkan dengan perlindungan terhadap kerusakan sel dan penuaan dini.

5. Dukungan Kesehatan Jantung dan Metabolik

Beberapa riset menggambarkan bahwa konsumsi kurma dapat mendukung kesehatan jantung karena mineral seperti potasium dan magnesium yang menyeimbangkan tekanan darah.

Selain itu, kurma memiliki sifat yang membantu mengatur profil lipid darah meskipun hasilnya bergantung pada keseluruhan diet. Fakta ini menjadikan kurma sebagai makanan yang baik untuk dimasukkan ke dalam menu sehat saat Ramadhan.

6. Sumber Zat Besi dan Haemoglobin

Kurma juga mengandung zat besi yang dapat membantu mendukung kadar haemoglobin darah, terutama bagi orang yang rentan terhadap anemia.

Studi ilmiah menunjukkan bahwa konsumsi kurma atau sari kurma secara teratur dapat meningkatkan asupan zat besi dan berkontribusi pada peningkatan haemoglobin.

Menambahkan kurma dalam diet harian selama ramadhan juga membantu menjawab kebutuhan nutrisi zat besi yang sering kali kurang. Meskipun bukan pengganti suplemen medis namun kurma dapat menjadi dukungan alami yang bergizi. 

Editor : Candra Mega Sari
Bagikan:

Artikel Terkait

Cukup 2 Butir Sehari! Inilah 7 Manfaat Luar Biasa Kurma untuk Kesehatan Wanita

Cukup 2 Butir Sehari! Inilah 7 Manfaat Luar Biasa Kurma untuk Kesehatan Wanita

Temukan 7 manfaat luar biasa buah kurma bagi kesehatan wanita, mulai dari mencegah anemia hingga menyeimbangkan hormon.

9 Manfaat Kurma yang Terbukti secara Medis, Ampuh Jaga Stamina saat Puasa

9 Manfaat Kurma yang Terbukti secara Medis, Ampuh Jaga Stamina saat Puasa

Optimalkan ibadah puasa Anda dengan nutrisi tepat. Kenali 9 manfaat kurma sebagai sumber energi instan.

BI Cirebon Catat Realisasi Program Serambi 2026 Capai Rp 3,97 Triliun

BI Cirebon Catat Realisasi Program Serambi 2026 Capai Rp 3,97 Triliun

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon mencatat realisasi penukaran uang melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026 mencapai Rp 3,97 triliun

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia