Selasa, 21 Juli 2026
Logo

5 Langkah Praktis agar Penderita Diabetes Bisa Berpuasa dengan Aman

Rabu, 4 Feb 2026 | 22:45 WIB

Langkah praktis agar penderita diabetes bisa berpuasa dengan aman (Dok. Pexels)
Langkah praktis agar penderita diabetes bisa berpuasa dengan aman (Dok. Pexels)
JawaPos.com - Puasa Ramadhan bagi penderita diabetes sangat mungkin dilakukan, asalkan dibarengi dengan manajemen pola makan yang tepat.


Kita perlu lebih teliti karena perubahan jadwal makan dan aktivitas harian berisiko membuat gula darah naik-turun secara drastis.

Kabar baiknya, puasa bisa tetap berjalan lancar asalkan kita siap. Dengan mengikuti panduan yang benar, kondisi kesehatan akan tetap terjaga.

Mengutip dari Halodoc dan Alodokter, ada lima langkah praktis agar penderita diabetes bisa berpuasa dengan aman:

1. Jangan Makan Berlebihan

Cara pertama melakukan puasa yang aman bagi penderita diabetes yaitu dengan mengontrol asupan makanan yang masuk.

Meski terasa sangat lapar, disarankan untuk tidak makan terlalu banyak saat berbuka puasa. Sebaiknya kamu mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang dalam porsi secukupnya.

2. Konsumsi Makanan Berserat

Makanan dengan kandungan serat tinggi akan memberikan rasa kenyang lebih lama. Kandungan tinggi serat dapat kamu peroleh dari nasi merah, gandum, sayur, serta buah-buahan.

3. Jangan Konsumsi Makanan Manis

Tips aman berpuasa untuk pengidap diabetes selanjutnya yaitu dengan tidak mengonsumsi gorengan atau makanan manis, hal ini karena akan menyebabkan penimbunan lemak dalam tubuh, yang mampu meningkatkan kadar gula darah.

Selain itu, pengidap diabetes juga disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan manis guna menjaga kadar gula darah tetap stabil.

4. Jangan Melewatkan Makan Sahur

Cara lainnya agar puasa aman dan tenang bagi penderita diabetes yaitu dengan tidak melewatkan makan sahur.

Makan sahur yang dilakukan saat dini hari sering terlewat. Bagi penderita diabetes, waktu makan sahur tidak boleh dilewatkan agar cadangan energi selama berpuasa cukup dan tidak terjadi hipoglikemia.

5. Minum Air Putih yang Cukup

Kecukupan cairan sangat penting untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Oleh karena itu, air putih lebih disarankan dibandingkan minuman manis atau minuman berkafein seperti kopi dan teh. Pasalnya, kandungan kafein dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga berisiko menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat.

Editor : Candra Mega Sari
Bagikan:

Artikel Terkait

4 Kesalahan Makan Sahur yang Harus Dihindari saat Puasa agar Tidak Mudah Lemas

4 Kesalahan Makan Sahur yang Harus Dihindari saat Puasa agar Tidak Mudah Lemas

Ingin tetap berenergi selama puasa? Kenali 4 kesalahan saat sahur yang justru memicu lemas dan kantuk di siang hari.

Tetap Glowing saat Puasa, Ini 5 Tips Ampuh Jaga Kesehatan Kulit Selama Ramadhan

Tetap Glowing saat Puasa, Ini 5 Tips Ampuh Jaga Kesehatan Kulit Selama Ramadhan

Ingin kulit tetap glowing selama Ramadhan? Simak 5 tips praktis menjaga kesehatan dan kelembapan kulit meski berpuasa seharian.

Bikin Puasa Anti Loyo, Ini 5 Alasan Mengapa Protein Wajib Ada di Menu Sahur

Bikin Puasa Anti Loyo, Ini 5 Alasan Mengapa Protein Wajib Ada di Menu Sahur

Simak 5 alasan mengapa protein adalah nutrisi wajib saat sahur untuk jaga energi dan massa otot Anda.

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia