
JawaPos.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cirebon membekali keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dengan literasi digital.
Hal itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan keluarga agar dapat mandiri dan tidak bergantung pada bantuan sosial.
Pelaksana Tugas Kepala Dinsos Kota Cirebon Herlinah mengatakan, edukasi tersebut diberikan melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) di Kecamatan Kesambi dengan menghadirkan Bank Indonesia sebagai pemateri.
Dia mengatakan, pembekalan literasi digital diperlukan agar penerima manfaat, memiliki pengetahuan dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin banyak digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Menurut dia, P2K2 menjadi sarana pendampingan rutin untuk memberikan keterampilan dan pemahaman kepada keluarga penerima PKH, termasuk mengenai pemanfaatan bantuan sosial secara tepat.
”Prinsip yang terus kami sampaikan kepada para penerima manfaat adalah bansos sementara, berdaya selamanya,” kata Herlinah dilansir dari Antara.
Herlinah menjelaskan, bantuan PKH harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, terutama pendidikan anak, kesehatan anggota keluarga, dan pemenuhan gizi agar kualitas hidup penerima manfaat dapat meningkat.
Dia menilai pemenuhan ketiga kebutuhan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kondisi keluarga yang lebih baik, sehingga memiliki kesempatan untuk memperbaiki kesejahteraan secara bertahap.
Selain memberikan pendampingan, Dinsos mempersiapkan KPM yang kondisi ekonominya membaik untuk mengikuti proses graduasi mandiri atau keluar dari kepesertaan bantuan sosial.
