
JawaPos.com - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon mencatat nilai ekspor produk daerah tembus di angka 285,51 juta dolar AS selama Januari-September 2026. Komoditas sepatu menjadi penyumbang terbesar.
“Realisasinya sudah tembus di angka tersebut, berdasarkan rekapitulasi nilai ekspor gabungan hingga September 2026,” kata Kepala Bidang Perdagangan dan Pengendalian Barang Pokok dan Penting Disperdagin Kabupaten Cirebon Peni Sigiarsih dilansir dari Antara.
Berdasar data, kata dia, ekspor sepatu mencapai 89,50 juta dolar AS atau berkontribusi 31,35 persen terhadap total nilai ekspor Kabupaten Cirebon selama sembilan bulan pertama 2026.
Dia menjelaskan, produk asal Kabupaten Cirebon telah dipasarkan ke berbagai negara di kawasan Amerika, Eropa, Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika, sehingga menjangkau pasar internasional yang tersebar di sejumlah kawasan.
Menurut dia, pemerintah daerah mencatat data ekspor berdasar komoditas sebagai bahan untuk melihat perkembangan perdagangan luar negeri serta kontribusi produk daerah terhadap nilai ekspor secara keseluruhan.
“Pemantauan tersebut dapat menjadi dasar evaluasi dalam mengenali peluang pasar dan menentukan komoditas yang perlu mendapat perhatian dalam pengembangan perdagangan daerah,” terang Peni Sigiarsih.
Dia mengemukakan perluasan pemasaran produk lokal dapat dilakukan melalui promosi perdagangan, keikutsertaan dalam pameran, serta penjajakan kerja sama dengan calon pembeli di negara tujuan ekspor.
Selain pemasaran, lanjut dia, kesiapan pelaku usaha dalam memenuhi permintaan pasar juga menjadi aspek penting.
Terutama terkait konsistensi mutu, kapasitas produksi, ketepatan pengiriman, dan pemenuhan persyaratan ekspor.



