Jumat, 31 Juli 2026
Logo

TNI AU Uji Respons Bencana Melalui Latihan Reksa Siaga di Majalengka

Sabtu, 13 Jun 2026 | 00:29 WIB
Latihan Kesiapsiagaan II Komando Daerah Udara I (Kodau I) Reksa Siaga 2026 di Lanud Sugiri Sukani, Kabupaten Majalengka, Jumat (12/6). (Fathnur Rohman/Antara)
Latihan Kesiapsiagaan II Komando Daerah Udara I (Kodau I) Reksa Siaga 2026 di Lanud Sugiri Sukani, Kabupaten Majalengka, Jumat (12/6). (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com - TNI Angkatan Udara (AU) menguji kemampuan respons penanggulangan bencana alam melalui Latihan Kesiapsiagaan II Komando Daerah Udara I (Kodau I) Reksa Siaga 2026 yang digelar di Lanud Sugiri Sukani, Kabupaten Majalengka.

Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo mengatakan, latihan itu bertujuan mengukur kesiapan personel, alutsista, dan satuan jajaran Kodau I untuk menghadapi berbagai potensi bencana.

"Latihan ini merupakan sarana untuk menguji kemampuan seluruh unsur jajaran Kodau I," kata Minggit Tribowo dilansir dari Antara.

Dia menuturkan Kodau I memiliki wilayah tanggung jawab yang luas, meliputi Jawa Barat, sejumlah wilayah di Sumatera serta Kalimantan Tengah sehingga seluruh satuan harus memiliki kemampuan respons cepat dalam mendukung penanganan bencana alam.

Dia menjelaskan rangkaian latihan telah berlangsung sejak 8 Juni 2026, mulai dari tahap perencanaan, asesmen hingga manuver lapangan yang mensimulasikan kondisi kedaruratan. Dalam latihan itu, TNI AU mengerahkan sejumlah alutsista, seperti pesawat helikopter dan CN-295 untuk mendukung pengintaian, pengiriman personel serta distribusi bantuan logistik.

Minggit mengatakan skenario yang diterapkan mengacu pada pengalaman operasi kemanusiaan, yang pernah dilakukan TNI AU saat membantu penanganan bencana di Sumatera. Menurut dia, kemampuan respons cepat tidak hanya diperlukan untuk penyaluran bantuan sosial, tetapi juga dalam mendukung proses penanggulangan bencana secara menyeluruh.

Selain dipusatkan di Majalengka, lanjutnya, latihan tersebut diikuti seluruh pangkalan udara jajaran Kodau I melalui konferensi video guna memastikan kesiapan satuan di masing-masing wilayah. Lanud Sugiri Sukani dipilih sebagai lokasi latihan, karena dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pangkalan pendukung operasi penanggulangan bencana.

"Sehingga kolaborasi dengan pemerintah daerah dengan jajaran menjadi sangat penting. Kita akan kembangkan terus pola seperti ini. Kalau terjadi sesuatu kita bisa bahu-membahu dengan komponen sipil yang ada di wilayah,” kata Minggit.

Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman menilai latihan tersebut menjadi sarana edukasi mitigasi bencana bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Pemkot Cirebon Luncurkan Mol Pangling Bantu kendalikan Inflasi

Pemkot Cirebon Luncurkan Mol Pangling Bantu kendalikan Inflasi

Pemkot Cirebon luncurkan layanan Mobil Pangan Keliling (Mol Pangling) uuntuk membantu pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok

Pemkot Cirebon-BOPPJ Matangkan Persiapan Program Giant Sea Wall

Pemkot Cirebon-BOPPJ Matangkan Persiapan Program Giant Sea Wall

Pemkot Cirebon bersama Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) mematangkan persiapan pelaksanaan program Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall di kawasan pesisir

Pemkot Libatkan Sanggar Seni Dalam Agenda Hari Jadi Ke-599 Cirebon

Pemkot Libatkan Sanggar Seni Dalam Agenda Hari Jadi Ke-599 Cirebon

Pemkot Cirebon melibatkan sanggar seni, komunitas budaya, dan perguruan tinggi, dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-599 Cirebon denggan dukungan anggaran sekitar Rp 1,4 miliar

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia