Jumat, 31 Juli 2026
Logo

Pemkab Cirebon Susun Strategi Guna Memperluas Akses Pendidikan

Selasa, 9 Jun 2026 | 08:50 WIB
 

Kegiatan belajar di salah satu sekolah di Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)
Kegiatan belajar di salah satu sekolah di Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menyusun strategi untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Hal itu guna memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh layanan pendidikan yang layak.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Cirebon Dangi mengatakan, pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu fokus pemerintah daerah (pemda) dalam memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Pesan bupati sangat sederhana, bagaimana caranya agar semua anak di Kabupaten Cirebon bisa bersekolah. Jangan sampai ada anak yang tidak sekolah,” kata Dangi dalam keterangannya seperti dilansir dari Antara.

Dia mengatakan upaya memastikan seluruh anak mengenyam pendidikan memerlukan kerja sama berbagai pihak, mengingat tantangan pendidikan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata. Pemda terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan kemampuan literasi, numerasi, dan pendidikan karakter peserta didik.

Pemda, lanjut dia, telah mengikuti Pertemuan Refleksi dan Perencanaan Daerah Mitra bersama Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) untuk mengevaluasi capaian program pendidikan periode 2025-2026, sekaligus menyusun rencana kerja tahun 2026-2027.

"Program pendampingan ini memiliki peran penting dalam memperkuat sektor pendidikan di daerah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat," ujar Dangi.

Sementara itu Deputy Program Director Development Priorities INOVASI Feiny Santosa mengatakan, peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara inklusif agar seluruh anak memperoleh kesempatan belajar yang setara. Keberhasilan peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan perencanaan yang matang, serta dukungan berkelanjutan dari berbagai pemangku kepentingan.

Dia menyebutkan tiga aspek utama yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan program pendidikan, yakni perencanaan berbasis data, kolaborasi lintas sektor, dan komitmen jangka panjang.

"Rencana yang disusun harus realistis, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan hasil belajar siswa," ujar Feiny.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Polisi Ungkap Jaringan Penadah Motor Curian Lintas Provinsi di Cirebon

Polisi Ungkap Jaringan Penadah Motor Curian Lintas Provinsi di Cirebon

Polres Cirebon Kota mengungkap jaringan penadah motor hasil curian lintas provinsi yang diduga telah memperdagangkan sekitar 100 unit motor curian dalam setahun

Disnaker Kota Cirebon Catat 132 Warga Daftar Jadi Calon PMI pada 2026

Disnaker Kota Cirebon Catat 132 Warga Daftar Jadi Calon PMI pada 2026

Disnaker Kota Cirebon mencatat sebanyak 132 warga mendaftarkan diri sebagai calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga Mei 2026. Malaysia dan Taiwan masih menjadi negara tujuan paling diminati.

Bapperida Cirebon Kaji Solusi Dampak Iklim pada Sekolah Pesisir

Bapperida Cirebon Kaji Solusi Dampak Iklim pada Sekolah Pesisir

Bapperida Kabupaten Cirebon mengkaji sejumlah solusi untuk mengurangi dampak perubahan iklim terhadap layanan pendidikan di sekolah-sekolah pesisir

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia