Sabtu, 18 Juli 2026
Logo

Disdik Cirebon Latih Guru SD Terapkan Pendekatan TaRL

Rabu, 18 Feb 2026 | 23:28 WIB
Sejumlah guru SD mengikuti kegiatan pelatihan metode TaRL di Cirebon. (Dispendik Cirebon/Antara)
Sejumlah guru SD mengikuti kegiatan pelatihan metode TaRL di Cirebon. (Dispendik Cirebon/Antara)

JawaPos.com–Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Cirebon melatih para guru tingkat sekolah dasar (SD) untuk menerapkan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) guna meningkatkan kemampuan membaca siswa. Program tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas guru.


Koordinator Pengawas Sekolah Dispendik Cirebon Nano Sutarno mengatakan, pelatihan itu, dikemas dalam Lokakarya Praktik Perencanaan Pembelajaran Berdiferensiasi dan TaRL untuk Kemampuan Membaca. Kegiatan diikuti 24 peserta, dilaksanakan pada 12 Februari.

”Kami sudah menjalin kemitraan dengan INOVASI, sebagai langkah krusial dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus menguatkan ekosistem pendidikan di Kabupaten Cirebon,” kata Nano Sutarno seperti dilansir dari Antara.

Nano menyebutkan, peserta terdiri atas guru kelas I, II dan III serta Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) dari enam kecamatan. Keenam kecamatan itu meliputi Astanajapura, Gegesik, Losari, Pabedilan, Panguragan, dan Mundu.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut dilatarbelakangi hasil asesmen kemampuan membaca siswa di enam kecamatan yang menunjukkan variasi tingkat kemampuan dalam satu kelas. Dalam asesmen, ditemukan siswa berada pada level berbeda, mulai dari pengenalan huruf, suku kata, kata, paragraf, hingga mampu membaca cerita.

Menurut dia, kondisi tersebut menuntut guru merancang pembelajaran yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan belajar setiap siswa. Lewat pendekatan pembelajaran berdiferensiasi para guru dapat menyesuaikan strategi, proses, serta asesmen pembelajaran berdasarkan karakteristik dan tingkat kemampuan siswa.

Dia mengatakan, peserta diperkenalkan dengan strategi TaRL, yakni intervensi pembelajaran membaca yang disesuaikan dengan kemampuan aktual siswa. Termasuk pemberian dukungan tambahan di luar jam belajar reguler.

Setelah pelatihan tersebut, kata Nano, setiap KKG menyusun rencana tindak lanjut untuk mendiseminasikan praktik baik di tingkat kecamatan.

”Mereka harus menyusun mekanisme pencatatan peningkatan kemampuan membaca siswa secara berkala, guna memastikan pendampingan berjalan berkelanjutan,” tutur Nano Sutarno.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Pemkab Cirebon Perkuat Deteksi Dini untuk Cegah KLB Penyakit

Pemkab Cirebon Perkuat Deteksi Dini untuk Cegah KLB Penyakit

Pemkab Cirebon perkuat sistem deteksi dini penyakit dengan mengoptimalkan peran puskesmas dan kader kesehatan guna mencegah potensi wabah maupun lonjakan kasus menjadi Kejadian Luar Biasa

Bapperida Cirebon Kaji Solusi Dampak Iklim pada Sekolah Pesisir

Bapperida Cirebon Kaji Solusi Dampak Iklim pada Sekolah Pesisir

Bapperida Kabupaten Cirebon mengkaji sejumlah solusi untuk mengurangi dampak perubahan iklim terhadap layanan pendidikan di sekolah-sekolah pesisir

Pemkab Cirebon Sebut TPS 3R Ciawigajah Mampu Serap Tenaga Kerja

Pemkab Cirebon Sebut TPS 3R Ciawigajah Mampu Serap Tenaga Kerja

Pemkab Cirebon menyebut Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Ciawigajah Berkah di Kecamatan Beber mampu menyerap tenaga kerja lokal melalui pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia