Minggu, 19 Juli 2026
Logo

Pemkab Kuningan Tetapkan Target LTT Padi 6.550 Hektare pada Januari

Rabu, 28 Jan 2026 | 13:52 WIB
Kondisi lahan sawah padi di Kabupaten Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara)
Kondisi lahan sawah padi di Kabupaten Kuningan. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Kuningan menetapkan target Luas Tambah Tanam (LTT) padi pada Januari 2026 seluas 6.550 hektare. Kebijakan itu sebagai bagian dari upaya menjaga produksi padi dan ketahanan pangan daerah.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan Wahyu Hidayah mengatakan, pencapaian target tersebut memerlukan dukungan seluruh jajaran pertanian. Terutama melalui keakuratan data dan percepatan tanam di lapangan.

”Target LTT Januari 2026 ditetapkan seluas 6.550 hektare dan menjadi indikator penting dalam menjaga produksi padi,” kata Wahyu Hidayah seperti dilansir dari Antara di Kuningan.

Data LTT harus benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan, agar kebijakan yang diambil tidak salah sasaran. Menurut Wahyu, LTT merupakan indikator utama dalam penghitungan produksi padi, sehingga kesalahan data dapat berdampak pada perencanaan dan intervensi pemerintah.

Dia menyebutkan berdasar hasil pemetaan dan validasi lapangan, potensi riil lahan tanam padi di Kabupaten Kuningan pada Januari 2026 mencapai 4.394 hektare. Dari luasan tersebut, kata dia, realisasi LTT hingga pertengahan Januari 2026 tercatat seluas 3.905 hektare.

Wahyu Hidayah menjelaskan, penetapan target di atas potensi riil merupakan strategi, untuk mendorong optimalisasi seluruh peluang tanam yang tersedia. ”Target ditetapkan untuk memacu kinerja agar realisasi dapat melampaui potensi yang telah terpetakan,” ujar dia.

Dia menyebutkan apabila hingga akhir Januari target belum tercapai, kekurangannya akan diakumulasikan sebagai tambahan target pada Februari 2026. Wahyu menyampaikan percepatan tanam dan ketepatan intervensi, menjadi faktor penting dalam mengejar target LTT padi.

Data realisasi LTT, lanjut dia, dihimpun penyuluh pertanian dari petani dan kelompok tani, diverifikasi di wilayah masing-masing, kemudian dilaporkan melalui sistem pelaporan Kementerian Pertanian.

”Data dari daerah menjadi dasar laporan nasional hingga ke Menteri Pertanian, sehingga ketepatan waktu dan validitas data menjadi tanggung jawab bersama,” ungkap Wahyu Hidayah.

Selain penguatan data, Diskatan Kuningan juga mendorong pemanfaatan alat mesin pertanian untuk mempercepat olah tanah dan memperluas areal tanam. ”Melalui penetapan target tersebut, kami berharap capaian LTT padi Januari 2026 dapat tercapai secara optimal dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ucap Wahyu Hidayah.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Pemkab Kuningan Catat Produksi Padi 168.197 Ton hingga Mei 2026

Pemkab Kuningan Catat Produksi Padi 168.197 Ton hingga Mei 2026

Pemkab Kuningan catat produksi padi mencapai 168.197 ton hingga Mei 2026 sebagai hasil dari luas panen 27.478 hektare. Produktivitas rata-rata 61,21 kuintal gabah per hektare

Diskatan Kuningan pastikan kuota pupuk subsidi cukupi kebutuhan petani

Diskatan Kuningan pastikan kuota pupuk subsidi cukupi kebutuhan petani

Diskatan Kabupaten Kuningan pastikan alokasi pupuk bersubsidi pada 2026 mencukupi kebutuhan petani yang telah dihitung berdasar indeks pertanaman selama satu tahun

DKPP Kabupaten Cirebon Libatkan KWT Jalankan Program ASRI 2026

DKPP Kabupaten Cirebon Libatkan KWT Jalankan Program ASRI 2026

DKPP Kabupaten Cirebon melibatkan kelompok wanita tani (KWT) dalam menjalankan Program Anggota Keluarga Sehat Pekarangan Lestari (ASRI) 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia