Minggu, 19 Juli 2026
Logo

DPRD Jabar Apresiasi Inovasi Dalam Pilkades Hybrid di Indramayu

Jumat, 12 Des 2025 | 18:56 WIB
Pelaksanaan Pilkades serentak secara hybrid di Indramayu. (DPRD Jabar/Antara)
Pelaksanaan Pilkades serentak secara hybrid di Indramayu. (DPRD Jabar/Antara)

JawaPos.com–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengapresiasi inovasi pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada 10 Desember 2025 di Indramayu. Indramayu menjadi kabupaten pertama menerapkan sistem hybrid dalam proses pemungutan suara.


Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono mengatakan penerapan teknologi dalam Pilkades tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelayanan pemerintahan desa. Inovasi Pilkades digital pun merupakan salah satu kegiatan dari Citra Bakti DPRD Jabar untuk memastikan peningkatan kinerja pemerintahan di tingkat desa berjalan semakin efisien.

Dia menjelaskan sistem hybrid tetap mempertahankan asas langsung, umum, bebas, dan rahasia. Namun dalam pelaksanaannya tetap mampu memberikan penghematan anggaran sekitar 80 persen.

”Jika satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) biasanya membutuhkan anggaran Rp25 juta, kini hanya Rp4 juta,” kata Ono Surono seperti dilansir dari Antara.

Dia menyebutkan keberhasilan penerapan sistem tersebut, ke depannya dapat menjadi model bagi penyelenggaraan Pilkades serentak di wilayah Jabar. Pihaknya menilai digitalisasi Pilkades merupakan langkah maju, terutama dalam tata kelola pemerintahan desa yang membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

”Ini langkah maju, bagi tata kelola pemerintahan desa,” tutur Ono Surono.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar Mochamad Ade Afriandi mengatakan, Indramayu menjadi daerah percontohan untuk merealisasikan transformasi digital pemilihan di tingkat desa.

Dia menyampaikan setiap pemilih tetap datang ke TPS, namun proses penyaluran hak suara dilakukan melalui perangkat elektronik yang langsung merekam pilihan mereka secara otomatis, cepat dan akurat.

”Begitu warga memilih, suara langsung terekam dan terhitung otomatis dalam sistem,” kata Mochamad Ade Afriandi.

Sebelumnya, DPMD Jabar melakukan sosialisasi secara intensif agar seluruh pihak mampu memahami mekanisme baru tersebut. Pelatihan teknis pun diberikan empat kali kepada perangkat desa dan penyelenggara, sebagai upaya memastikan kesiapan penerapan sistem.

”Hasilnya, masyarakat cukup cepat memahami mekanisme baru ini,” tutur Mochamad Ade Afriandi.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

BMKG Imbau Petani di Indramayu Antisipasi Dampak Kemarau Kering

BMKG Imbau Petani di Indramayu Antisipasi Dampak Kemarau Kering

BMKG imbau petani di Kabupaten Indramayu untuk bersiap mengantisipasi musim kemarau yang diperkirakan lebih kering akibat fenomena El Nino pada 2026

DPRD Jabar Soroti Belum Siapnya Fasilitas Pendukung Embarkasi Haji Indramayu

DPRD Jabar Soroti Belum Siapnya Fasilitas Pendukung Embarkasi Haji Indramayu

DPRD Jabar menyoroti penyelesaian fasilitas pendukung di Embarkasi Haji Indramayu yang lambat, terkendala infrastruktur dasar dan birokrasi

OJK Perkuat Penyaluran KUR untuk UMKM di Indramayu

OJK Perkuat Penyaluran KUR untuk UMKM di Indramayu

Kantor OJK Cirebon memperkuat penyaluran KUR di Kabupaten Indramayu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis UMKM

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia