Minggu, 19 Juli 2026
Logo

DPRD Jabar Tegaskan Penataan PKL Harus Utamakan Sisi Kemanusiaan

Rabu, 5 Nov 2025 | 16:04 WIB
Anggota Komisi I DPRD Jabar Sidkon Djampi. (Fathnur Rohman/Antara)
Anggota Komisi I DPRD Jabar Sidkon Djampi. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat (DPRD Jabar) menegaskan bahwa penataan pedagang kaki lima (PKL) di berbagai daerah, termasuk di Kota Cirebon harus mengutamakan sisi kemanusiaan dan sosial.


Anggota Komisi I DPRD Jabar Sidkon Djampi mengatakan, pemerintah daerah perlu menempatkan nilai kemanusiaan sebagai landasan utama dalam kebijakan penataan ruang usaha bagi masyarakat kecil.

”Penanganan PKL tidak boleh sama sekali mengesampingkan soal kemanusiaan dan kemasyarakatan,” kata Sidkon seperti dilansir dari Antara di Cirebon.

Dia menekankan, penataan PKL bukan hanya soal menertibkan ruang kota, melainkan juga menjaga keberlangsungan ekonomi rakyat yang menggantungkan hidup pada sektor informal.

”Yang kami dorong adalah penataan yang berkeadilan, tertib, tapi tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk berusaha,” ujar Sidkon Djampi.

Sidkon menuturkan, Komisi I DPRD Jabar menerima banyak aspirasi dari pedagang yang sebelumnya datang ke Bandung, untuk menyampaikan keluhan soal penataan lapak usaha mereka. Sebagai tindak lanjut, pihaknya turun ke Cirebon untuk melihat situasi di lapangan serta merumuskan langkah kebijakan yang lebih manusiawi dan berpihak kepada masyarakat kecil.

Dia menyebut hasil diskusi di Cirebon dibawa ke rapat lanjutan Komisi I DPRD Jabar, yang akan melibatkan lebih banyak organisasi perangkat daerah (OPD) di tingkat provinsi.

”Dalam rapat berikutnya, kami akan menghadirkan juga Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Jabar agar pembahasan lebih menyeluruh,” ungkap Sidkon.

DPRD Jabar, lanjut dia, akan menjadikan hasil penataan PKL di Kota Cirebon sebagai salah satu acuan dalam penyusunan kebijakan penataan serupa di daerah lain. Sidkon berharap, model Cirebon dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan pedagang agar penataan berlangsung tertib tanpa menimbulkan keresahan sosial.

”Cirebon bisa jadi contoh penataan yang menyeimbangkan antara ketertiban kota dan hak ekonomi rakyat,” ucap Sidkon Djampi.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

DPRD Jabar Dukung Peningkatan Kapasitas Peternak Domba di Cirebon

DPRD Jabar Dukung Peningkatan Kapasitas Peternak Domba di Cirebon

Komisi II DPRD Jawa Barat mendukung peningkatan kapasitas peternak domba melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) di Kabupaten Cirebon

Legislator Jabar Sebut Raperda Pemajuan Kebudayaan Masuk Finalisasi

Legislator Jabar Sebut Raperda Pemajuan Kebudayaan Masuk Finalisasi

Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menyebut Raperda tentang Pemajuan Kebudayaan Jabar yang disusun di tingkat legislatif daerah sejak 2025, mulai memasuki tahap finalisasi

Legislator Jabar Serap Aspirasi di Sektor Pertanian Warga Cirebon

Legislator Jabar Serap Aspirasi di Sektor Pertanian Warga Cirebon

Anggota DPRD Jabar serap aspirasi warga pada kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Cirebon soal pertanian

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia