Minggu, 19 Juli 2026
Logo

DPRD Cirebon Usul Muatan Lokal Diterapkan di Sekolah

Rabu, 22 Okt 2025 | 18:04 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia. (Fathnur Rohman/Antara)
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–DPRD Kabupaten Cirebon mengusulkan kepada pemerintah daerah agar menambahkan dua muatan lokal dalam kurikulum sekolah. Yakni sejarah Cirebon dan literasi digital guna memperkuat karakter pelajar.


Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia mengatakan, usul tersebut disampaikan untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal sekaligus membentuk generasi yang bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi.

”Beberapa waktu lalu saya mengusulkan adanya muatan lokal di sekolah, terutama tentang sejarah atau babad Cirebon, serta literasi digital,” kata Sophi Zulfia seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, pelajaran tentang sejarah daerah penting untuk membangun rasa bangga dan identitas lokal di kalangan pelajar. Pihaknya menilai banyak siswa di Cirebon yang belum memahami akar budaya dan sejarah daerahnya sendiri.

”Anak-anak harus tahu dari mana asal mereka, bagaimana perjalanan sejarah daerahnya, agar tumbuh rasa cinta terhadap Cirebon,” ujar Sophi Zulfia.

Selain itu, Sophi pun menyoroti perlunya pembelajaran literasi digital di sekolah. Terutama bagi siswa SD dan SMP yang mulai aktif menggunakan media sosial.

Dia menyebutkan pengaruh media sosial yang semakin besar, harus diimbangi dengan pemahaman etika dan batasan dalam penggunaannya.

”Sekarang ini pengaruh media sosial luar biasa. Kalau tidak dibatasi dan tidak diajarkan cara memanfaatkannya dengan baik, bisa berdampak negatif,” terang Sophi Zulfia.

Sophi mengatakan pembelajaran literasi digital bisa difokuskan pada cara menggunakan teknologi secara produktif dan aman. Sehingga para siswa mampu mengikuti kemajuan zaman tanpa kehilangan nilai moral.

Dia optimistis usulan mengenai muatan lokal dan literasi digital tersebut dapat dipertimbangkan oleh pemerintah daerah melalui serta Dinas Pendidikan untuk diterapkan di Kabupaten Cirebon.

Selain itu, Sophi menyampaikan harapannya pada momentum peringatan Hari Santri Nasional 2025 agar tidak hanya dijadikan seremonial, tetapi menjadi refleksi bersama.

Dia menyampaikan para santri memiliki peran penting sebagai generasi penerus bangsa, yang berpotensi menjadi pemimpin masa depan.

”Santri-santri ini menjadi harapan ke depan. Siapa tahu dari mereka akan lahir pemimpin-pemimpin yang hebat,” tandas Sophi Zulfia.

Dia mengajak para santri di Kabupaten Cirebon untuk terus menumbuhkan semangat belajar dan menjaga akhlak sebagai bagian dari karakter bangsa.

”Harapan saya, mereka menjadi anak yang saleh dan salehah, membawa harum nama daerah, bangsa, dan negara,” ucap Sophi Zulfia.


Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia