Minggu, 19 Juli 2026
Logo

Dinkes Cirebon Pastikan Pasien Kaki Gajah Dapat Penanganan Lanjutan

Rabu, 1 Okt 2025 | 15:51 WIB
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni. (Fathnur Rohman/Antara)
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon memastikan pasien filariasis atau kaki gajah bernama Misri telah dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Welas Asih Bandung untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.


Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni mengatakan, sebelumnya pasien tersebut sempat menjalani perawatan selama hampir satu pekan di RSUD Arjawinangun.

”Bu Misri asal Cirebon yang kemarin dirawat di RSUD Arjawinangun sudah stabil. Untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut beliau kami rujuk ke Bandung,” kata Eni Suhaeni seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, peralatan di RS Welas Asih lebih lengkap sehingga proses observasi maupun tindakan medis bisa dilakukan secara optimal. Kondisi pasien masih terkendala pembengkakan bagian kaki akibat penyakit filariasis yang diderita sejak lama.

”Seperti kita tahu, filariasis atau kaki gajah menyebabkan pembesaran kaki. Itu memerlukan penanganan lanjutan dengan fasilitas memadai,” ujar Eni Suhaeni.

Eni mengungkapkan, hingga saat ini masih tersisa sekitar enam pasien yang mengidap penyakit tersebut di Kabupaten Cirebon. Meski demikian, dia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena hasil pemeriksaan laboratorium terakhir terhadap pasien tidak menunjukkan adanya indikasi penularan baru.

”Sejak 2014 pemeriksaan laboratorium menunjukkan hasil negatif. Jadi tidak ada kasus baru, hanya kasus lama yang masih ditangani,” tutur Eni Suhaeni.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Cirebon mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat. Eni menambahkan, penyakit filariasis ditularkan melalui gigitan nyamuk, sehingga kebersihan lingkungan menjadi kunci utama pencegahan.

”Pola ini harus diterapkan. Jangan biarkan banyak pakaian digantung karena bisa menjadi tempat nyamuk bersarang,” ungkap Eni Suhaeni.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
Bagikan:

Artikel Terkait

Pemkab Cirebon Perkuat Deteksi Dini untuk Cegah KLB Penyakit

Pemkab Cirebon Perkuat Deteksi Dini untuk Cegah KLB Penyakit

Pemkab Cirebon perkuat sistem deteksi dini penyakit dengan mengoptimalkan peran puskesmas dan kader kesehatan guna mencegah potensi wabah maupun lonjakan kasus menjadi Kejadian Luar Biasa

Bapperida Cirebon Kaji Solusi Dampak Iklim pada Sekolah Pesisir

Bapperida Cirebon Kaji Solusi Dampak Iklim pada Sekolah Pesisir

Bapperida Kabupaten Cirebon mengkaji sejumlah solusi untuk mengurangi dampak perubahan iklim terhadap layanan pendidikan di sekolah-sekolah pesisir

Pemkab Cirebon Sebut TPS 3R Ciawigajah Mampu Serap Tenaga Kerja

Pemkab Cirebon Sebut TPS 3R Ciawigajah Mampu Serap Tenaga Kerja

Pemkab Cirebon menyebut Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Ciawigajah Berkah di Kecamatan Beber mampu menyerap tenaga kerja lokal melalui pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular

Berita Terkini

Populer

LogoGraha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Telepon / Fax:
021-53699659 / 021-5349207
Epaper
Akses EpaperBerlangganan Koran Jawa Pos Digitalhttps://digital.jawapos.com
Download Google PlayDownload App Store
© 2026 PT. Jawa Pos Grup Multimedia