Bupati Pastikan Investasi Pabrik Sepatu Masuk ke Kabupaten Kuningan

JawaPos.com–Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memastikan investasi di sektor manufacturing berupa pembangunan pabrik sepatu segera masuk ke Kabupaten Kuningan. Nilai investasinya mencapai kisaran Rp 1,2 triliun sampai Rp 1,8 triliun.
”Salah satu kesepakatan yang diperoleh, yakni masuknya investor yang bergerak di sektor manufacturing dengan perkiraan nilai investasi berkisar Rp 1,2 triliun sampai Rp 1,8 triliun,” kata Dian seperti dilansirdari Antara di Kuningan, Jumat (19/9).
Dia menyampaikan kepastian tersebut diperoleh usai dilaksanakannya kegiatan Kuningan Adiluhung di Jakarta pada Rabu (18/9). Evnt itu mempertemukan pemerintah daerah dengan calon investor.
Dia menyebut, adanya investasi itu akan berdampak langsung terhadap perekonomian daerah, terutama dalam penyerapan tenaga kerja lokal berskala besar.
”Pada tahap awal bisa menyerap 2.000 hingga 3.000 tenaga kerja. Secara bertahap jumlahnya ditargetkan meningkat menjadi 5.000 sampai 7.000 orang,” ungkap Dian Rachmat Yanuar.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan mengarahkan agar investasi yang masuk tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Melainkan harus berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kesepakatan pembangunan pabrik sepatu, menjadi langkah awal transformasi ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Dian menjelaskan dalam forum Kuningan Adiluhung, pemerintah daerah telah memaparkan potensi unggulan lain, seperti pertanian, pariwisata, energi terbarukan, hingga ekonomi kreatif.
Selain pemaparan, lanjut dia, forum tersebut membuka ruang tanya jawab yang berlangsung interaktif sehingga calon investor dapat memahami peluang yang ada di Kuningan. Regulasi di daerah mendukung sepenuhnya investasi yang masuk, termasuk melalui percepatan perizinan dan pendampingan teknis.
”Kami pastikan seluruh proses berjalan lancar agar investor merasa nyaman menanamkan modalnya di Kuningan,” ujar Dian Rachmat Yanuar.
Dia mengajak masyarakat berperan menjaga iklim investasi yang kondusif, karena investasi diyakini dapat mengatasi persoalan pengangguran dan kemiskinan. Bupati optimistis masuknya investasi pabrik sepatu, dapat membuka ribuan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
”Jika ada pihak yang mengganggu proses ini, tentu akan kami tindak tegas,” tandas Dian Rachmat Yanuar.
Sebelumnya, Pemkab Kuningan meyakini mampu mencapai target realisasi investasi sebesar Rp 1,9 triliun pada 2025, seiring dengan tren pertumbuhan positif dan upaya penyempurnaan regulasi investasi daerah. Adapun pada 2024, daerah tersebut dapat melampaui target investasi sebesar Rp 1,8 triliun.





