Jadwal Sholat di Kota Cimahi Hari Jumat 25 Juli 2025

JawaPos.com - Menunaikan salat tepat waktu merupakan bentuk kepatuhan seorang Muslim terhadap perintah Allah SWT. Waktu salat yang telah ditetapkan memiliki keutamaannya masing-masing, baik dari sisi spiritual maupun keberkahan hidup sehari-hari. Di tengah rutinitas dunia yang padat, meluangkan waktu untuk salat adalah bentuk penyucian jiwa dan penyegaran hati.
Bagi masyarakat Kota Cimahi dan sekitarnya, berikut adalah jadwal salat untuk hari Jumat, 25 Juli 2025, sebagaimana dilansir dari laman resmi Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia:
Jadwal Sholat Kota Cimahi – Jumat, 25 Juli 2025:
- Imsak: 04:34 WIB
- Subuh: 04:44 WIB
- Terbit: 05:55 WIB
- Dhuha: 06:28 WIB
- Zuhur: 12:00 WIB
- Asar: 15:21 WIB
- Maghrib: 17:58 WIB
- Isya’: 19:06 WIB
Melaksanakan salat pada waktunya adalah bentuk ketundukan seorang hamba. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
"Sesungguhnya salat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."
(QS. An-Nisa: 103)
Ayat ini menegaskan bahwa setiap Muslim wajib memperhatikan waktu salat. Tidak sekadar melaksanakannya, namun juga menjaga keutamaannya dengan mengerjakannya tepat waktu. Waktu yang telah ditentukan memiliki hikmah tersendiri bagi kesehatan rohani dan jasmani manusia.
Rasulullah SAW juga mengingatkan dalam sabdanya:
"Amalan yang paling dicintai Allah adalah salat pada waktunya."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut menekankan bahwa salat bukan sekadar kewajiban, namun juga bentuk ibadah yang sangat dicintai Allah jika dilakukan sesuai waktunya. Maka dari itu, mengatur waktu harian berdasarkan jadwal salat adalah cermin dari kesungguhan dalam beragama.
Di sisi lain, salat juga menjadi penghubung langsung antara hamba dan Sang Pencipta. Dalam salah satu hadis qudsi, Allah berfirman:
"Aku bagi salat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian, dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta."
(HR. Muslim)
Hadis ini menggambarkan keistimewaan salat sebagai bentuk dialog personal antara manusia dan Tuhannya. Ketika kita menunaikan salat dengan khusyuk, maka kita sedang berdialog langsung dengan Allah, dan itu menjadi momentum yang mustajab untuk memohon pertolongan dan rahmat-Nya. (*)






