BPIP Pilih Cirebon Jadi Kota Percontohan Pengamalan Pancasila

JawaPos.com–Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memilih Kota Cirebon sebagai salah satu kota percontohan dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila. Itu dilakukan melalui aksi nyata di lingkungan pelajar.
Sekretaris Utama BPIP Tonny Agung Arifianto mengatakan, pemilihan Cirebon didasarkan pada karakter daerah yang multikultural dan heterogen. Sehingga relevan dengan misi penguatan toleransi serta solidaritas.
”Cirebon memiliki dinamika geografis dan sosial yang mencerminkan keberagaman Indonesia. Ini jadi tempat strategis untuk mengembangkan nilai-nilai Pancasila secara konkret,” kata Tonny Agung Arifianto seperti dilansir dari Antara.
Untuk pelajar SMP, kata dia, BPIP mengangkat isu anti perundungan dan kekerasan sebagai bagian dari semangat persatuan serta kemanusiaan. Sedangkan siswa SMA dibekali pemahaman bahaya radikalisme.
BPIP juga menghadirkan permainan tradisional dalam rangkaian kegiatan sebagai cara menumbuhkan kembali rasa cinta Tanah Air dan kebanggaan terhadap budaya lokal.
“Kalau anak-anak lupa sejarah dan jati diri, itu jadi celah masuknya ideologi asing. Maka kita perkuat kembali akar budaya bangsa,” tandas Tonny Agung Arifianto.
Dia memastikan rangkaian kegiatan di Cirebon akan menjadi model yang terus dikembangkan BPIP di kota-kota lain, dengan pendekatan yang disesuaikan berdasarkan karakter wilayah.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi mengapresiasi ditunjuknya Cirebon sebagai kota percontohan. Sebab, dinilai sejalan dengan visi daerah dalam membentuk generasi muda yang inklusif dan berjiwa kebangsaan.
Dia mengatakan kegiatan ini pun mendorong lahirnya tutor sebaya dari kalangan pelajar, yang bisa menularkan semangat kebangsaan kepada teman-temannya secara alami.
”Ini jadi kehormatan bagi Kota Cirebon. Anak-anak kita belajar Pancasila lewat kegiatan nyata, bukan sekadar teori,” ucap Agus Mulyadi.






