JawaPos.com–Indramayu terkenal dengan hamparan sawah hijau dan garis pantai yang luas, ternyata memiliki sisi lain yang menyimpan pesona alam menakjubkan di kawasan selatan.
Salah satu destinasi yang patut dikunjungi adalah Ciwado. Tempat wisata satu ini terletak di Desa Ciwado, Kabupaten Indramayu. Desa yang terletak di wilayah perbukitan ini menawarkan keindahan alam yang masih asri dan jauh dari hiruk pikuk kota.
Ciwado adalah surga bagi para pencinta alam. Bukit-bukit hijau yang membentang luas, udara sejuk yang menyegarkan, serta panorama alam yang menakjubkan, menjadi suguhan utama bagi pengunjung. Salah satu spot yang paling populer adalah Puncak Ciwado. Dari ketinggian, Kamu dapat menikmati pemandangan yang luas.
Konon, puncak Ciwado memiliki nilai sejarah yang tinggi. Penduduk setempat percaya bahwa tempat ini dulu digunakan sebagai tempat semedi para leluhur.
Selain puncak, Ciwado juga memiliki beberapa destinasi menarik lain. Goa Ciwado yang indah menjadi daya tarik tersendiri bagi para petualang. Suasana gelap dan misterius di dalam goa akan memberikan pengalaman yang berbeda.
Tak jauh dari goa, terdapat beberapa formasi batuan unik seperti Cadas Ngampar, Batu Gedongan, dan Batu Bubut. Batu-batu ini memiliki bentuk unik dan menarik serta dipercaya memiliki nilai sejarah dan mistis.
Tak hanya itu, bagi kamu yang suka tantangan, Ciwado menyediakan berbagai aktivitas menarik seperti trekking, dan kamping. Selain itu, Kamu juga bisa menikmati keindahan alam sambil bersepeda atau sekadar bersantai di bawah pohon rindang.
Fasilitas penginapan di Ciwado masih terbatas. Namun, Kamu bisa menemukan homestay atau menginap di rumah penduduk setempat. Ciwado dilengkapi dengan fasilitas musala, toilet umum, dan area parkir yang luas. Pengunjung juga dapat menemukan warung makan yang menyediakan makanan khas daerah.
Untuk mencapai Ciwado, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi. Jalan menuju lokasi sudah cukup baik, namun ada beberapa bagian jalan yang masih berupa tanah dan berbatu. Sebaiknya menggunakan kendaraan yang tinggi dan siap untuk medan yang sedikit menantang.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah