JawaPos.com–Majalengka tidak hanya menawarkan keindahan alam yang memesona. Tapi juga memiliki kekayaan sejarah yang sayang untuk dilewatkan. Dari bangunan tua hingga situs-situs bersejarah, setiap sudut Majalengka menyimpan kisah masa lalu yang menarik untuk ditelusuri.
Tempat-tempat bersejarah ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi sambil mengenal dan mempelajari sejarah yang terjadi pada masa lalu. Selain itu, suasana yang disajikan juga bisa mengantarkan pengunjung pergi ke masa lalu.
Beberapa daftar tempat berikut bisa menjadi pilihan kamu untuk bisa menikmati wisata sejarah di Majalengka yang memiliki cerita yang menarik dan tentunya bisa membawa kamu kembali ke masa lalu.
Goa Jepang
Merupakan salah satu destinasi wisata sejarah di Jalan Raya K H Abdul Halim No. 403, Majalengka. Dilansir dari andarabus.com (10/29), tempat ini dulu merupakan bunker Jepang untuk keperluan logistik. Bangunan didirikan ketika masa pendudukan Belanda.
Daya tarik berupa bangunan Belanda yang kuno dan estetis sehingga menarik banyak pengunjung untuk pergi ke tempat ini.
Rumah Adat Panjalin
Berlokasi di Panjalin Kidul, Majalengka. Rumah ini merupakan salah satu destinasi sejarah di Majalengka yang cukup terkenal. Dilansir dari repository.syekhnurjati.ac.id, Rumah Adat Panjalin menjadi objek penyebaran agama Islam pada abad ke-15. Dibangun Pangeran Sahroni, prajurit Keraton Kesultanan Cirebon untuk menyebarkan agama Islam dan menjadi pusat penyebaran Islam di Pulau Jawa bagian barat. Rumah ini memiliki arsitektur yang cukup tua dan masih berdiri kokoh.
Museum Talaga Manggung
Terletak di Jalan Talaga Majalengka No. 1, Kabupaten Majalengka. Dilansir dari museum.co.id, museum ini dibangun untuk memelihara peninggalan-peninggalan dari kerajaan Talagamanggung yang pernah ada pada 1371-1819. Ada tradisi peninggalan Kerajaan Talagamanggung yang masih dilakukan sampai sekarang, yaitu nyiramkeun benda Pusaka Talaga. Tempat ini juga menyajikan beberapa spot foto yang menarik dan estetis.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah