JawaPos.com–Cirebon terkenal dengan banyak sekali hasil-hasil budaya atau kerajinan lokal yang cantik-cantik dan sangat menarik untuk dijadikan sebuah koleksi atau oleh-oleh. Salah satunya adalah batik karena Cirebon sendiri merupakan salah satu kota penghasil batik di Indonesia.
Wisatawan lokal dan asing mengenal kerajinan Batik Trusmi. Selain Batik Trusmi, Cirebon juga memiliki desa pengrajin batik yang menghasilkan karya batik dengan keunikan tersendiri. Kampung Batik Ciwaringin.
Dilansir dari download.garuda.kemdikbud.go.id, Batik Ciwaringin sudah ada sejak lama. Masyarakat Ciwaringin sudah pandai membatik karena diajarkan ulama Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin.
Dilansir dari akun Youtube SMPN 2 Ciwaringin (Official), Batik Ciwaringin sudah dikenal masyarakat dalam oleh luar negeri. Seperti Singapura, Thailand, dan Amerika Serikat.
Batik Ciwaringin menjadi salah satu batik legendaris hingga diakui UNESCO sebagai salah satu warisan budaya pada 2009. Dilansir dari meciko.blogspot.com, di Kampung Batik Ciwaringin terdapat 50-60 rumah produksi yang membantu dalam pembuatan Batik Ciwaringin.
Pembuatan batik itu memerlukan waktu yang cukup lama kurang lebih sekitar 2 minggu agar satu lembar kain batik bisa siap dijual. Kampung Batik Ciwaringin kepopulerannya belum menandingi Batik Trusmi yang menjadi ikon Cirebon. Akan tetapi, Batik Ciwaringin memiliki corak unik karena ada percampuran budaya Cirebon dan Indramayu. Batik Mega Mendung khas Cirebon dan Batik Angkin khas Indramayu.
Selain itu, Batik Ciwaringin menggunakan pewarna alami dari tanaman dan tumbuh-tumbuhan di sekitar kampung. Itu tetap dilestarikan dan tidak menghilangkan kearifan lokal.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah