JawaPos.com–Berwisata di atas bukit sangatlah menyenangkan dan membuat damai hati karena di sini, kamu bisa melihat pemandangan alam yang jarang sekali bisa terlihat jika berada di daerah dataran rendah. Majalengka memiliki banyak sekali tempat-tempat tersebut.
Keindahan dari alam Majalengka memang menjadi primadona bagi kota ini sebab banyak sekali pengunjung yang datang dan pergi bertamasya ke Majalengka untuk menikmati alam yang masih asri dan indah dari kota Majalengka.
Salah satu tempat yang menyimpan keindahan dari Majalengka sendiri berada di lokasi wisata yang bernama Langit Binuang. Sesuai namanya tempat ini memberikan sensasi suasana langit yang indah ditambah hijaunya dari terasering.
Lokasi dari Langit Binuang ini berada di Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi. Dilansir dari wisata.app, Langit Binuang menawarkan daya tarik dari terasering yang begitu luas yang berwarna hijau dan memanjakan mata sehingga terasa seperti di Ubud, Bali.
Suasananya yang berada di pedesaan ini menambah kesan asri dan tenteram yang pada akhirnya menarik banyak sekali pengunjung untuk menikmati pemandangan terasering dan juga pegunungan yang mengelilingi wisata Langit Binuang. Sangat cocok untuk wisatawan yang ingin mencari tempat healing dan relaksasi.
Di tempat ini pengunjung bebas mengambil foto-foto dari pemandangan alam yang ditawarkan oleh Langit Binuang. Di sini terdapat beberapa spot foto seperti balkon kayu yang menghadap ke arah terasering, saung-saung yang berada di atas sawah, dan replika bagian depan perahu yang menghadap ke arah gunung.
Langit Binuang juga menyediakan beberapa tempat makan dan juga kafe yang di mana di sini pengunjung bisa menikmati indahnya pemandangan Langit Binuang sembari makan atau sekadar ngopi-ngopi santai di saung-saung yang telah disediakan.
Dilansir dari akun Instagram @binuangintegralpark, makanan yang disediakan di Langit Binuang adalah nasi liwet. Ada beberapa paket yang bisa kamu pilih.
Dilansir dari visitcirebon.id, Langit Binuang di Majalengka memberikan pengalaman yang menarik untuk pengunjung atau wisatawan yang berkunjung ke tempat ini.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah