JawaPos.com–Selain terkenal dengan keraton dan wisata kuliner, Cirebon juga memiliki situs makam-makam bersejarah yang menjadi tempat ziarah dan refleksi bagi banyak orang. Berikut adalah daftar makam-makam bersejarah di Cirebon beserta lokasi dan sejarah singkatnya.
- Makam Sunan Gunung Jati
Makam Sunan Gunung Jati terletak di Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Makam Sunan Gunung Jati adalah salah satu makam yang paling terkenal dan menjadi salah satu dari Wali Songo, penyebar agama Islam di Jawa.
Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah, adalah tokoh penting dalam penyebaran Islam di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Makam ini menjadi tempat ziarah bagi umat Islam dan memiliki arsitektur yang menggabungkan unsur budaya Tionghoa, Jawa, dan Arab.
- Makam Kramat Mbah Kuwu Sangkan
Makam Kramat Mbah Kuwu Sangkan terletak di Desa Sangkanhurip, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Mbah Kuwu Sangkan dikenal sebagai pendiri Desa Ciawigebang dan dianggap sebagai sosok penting dalam penyebaran Islam di wilayah tersebut. Makamnya dikeramatkan masyarakat setempat dan sering dikunjungi peziarah yang ingin memohon berkah atau mengenang jasa-jasa beliau dalam sejarah penyebaran agama Islam.
- Makam Syekh Magelung Sakti
Makam Syekh Magelung Sakti terletak di Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Syekh Magelung Sakti adalah seorang ulama besar yang memiliki hubungan erat dengan Sunan Gunung Jati. Legenda mengatakan bahwa beliau memiliki kemampuan magis dengan rambut panjang yang kuat, hingga mampu menarik kapal dari laut ke darat. Makamnya terletak tidak jauh dari Makam Sunan Gunung Jati dan menjadi tempat yang sering dikunjungi peziarah yang ingin merenungkan kebijaksanaan dan ajarannya.
- Plangon Cirebon
Plangon Cirebon terletak di Desa Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Plangon bukan hanya sekadar makam, melainkan juga sebuah objek wisata alam yang memiliki makam Pangeran Panjunan dan Pangeran Kejaksan, dua tokoh penting dalam sejarah Cirebon. Area ini juga terkenal dengan keberadaan monyet-monyet liar yang hidup di sekitarnya. Plangon menjadi tempat yang cocok bagi wisatawan yang ingin berziarah sekaligus menikmati keindahan alam.
- Makam Putri Ong Tien
Makam Putri Ong Tien terletak di Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Putri Ong Tien adalah seorang putri dari Tiongkok yang menjadi istri Sunan Gunung Jati. Kisah pernikahan mereka mencerminkan hubungan diplomatik antara kerajaan di Tiongkok dengan Kesultanan Cirebon pada masa itu. Makam Putri Ong Tien terletak di kompleks Makam Sunan Gunung Jati dan menjadi simbol persatuan budaya antara Tiongkok dan Jawa.
- Makam Nyi Ageng Ayu Gandasari
Makam Nyi Ageng Ayu Gandasari terletak di Desa Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Nyi Ageng Ayu Gandasari adalah seorang pendekar perempuan yang dikenal karena keberanian dan kesaktiannya. Beliau merupakan salah satu murid Sunan Kalijaga dan memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di wilayah Cirebon. Makamnya sering dikunjungi peziarah, terutama mereka yang ingin menghormati jasa-jasa perempuan dalam sejarah perjuangan di Nusantara.
- Makam Buyut Trisumi
Makam Buyut Trisumi terletak di Desa Trusmi Wetan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Buyut Trisumi adalah tokoh yang sangat dihormati di kalangan masyarakat Cirebon, terutama para perajin batik di Desa Trusmi. Beliau dianggap sebagai leluhur yang memiliki peran penting dalam perkembangan seni batik di daerah tersebut. Selain berziarah, banyak orang datang ke sini untuk berdoa memohon kelancaran usaha dan berkah dalam kehidupan mereka.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah