Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Jalan-Jalan ke Pasar Bumi Pakuwon Majalengka: Surga Kuliner dan Budaya di Tengah Alam nan Asri

Lania Monica • Jumat, 9 Mei 2025 | 10:46 WIB
Penukaran benggol di Pasar Bumi Pakuwon Majalengka. (tangkap layar YouTube Explore Family)
Penukaran benggol di Pasar Bumi Pakuwon Majalengka. (tangkap layar YouTube Explore Family)

JawaPos.com - Pariwisata Majalengka kini semakin menggeliat dengan hadirnya destinasi unik yang mengusung konsep tradisional dan ramah lingkungan. Salah satunya adalah Pasar Bumi Pakuwon yang berlokasi di Desa Bantaragung.

Pasar Bumi Pakuwon bukan sekadar pasar biasa, melainkan destinasi wisata budaya dan kuliner yang hanya diadakan sebulan sekali, setiap hari Sabtu malam Minggu. Pengunjung akan disambut oleh suasana pedesaan yang asri, dikelilingi sawah hijau, pegunungan megah, serta aliran sungai yang menenangkan.

Dilansir dari YouTube Explore Family, keunikan utama dari Pasar Bumi Pakuwonadalah sistem transaksinya yang tidak menggunakan uang tunai.

Sebagai gantinya, pengunjung menukarkan uang dengan "benggol", alat tukar tradisional yang terbuat dari kayu. Satu ikat benggol bernilai Rp25.000 dan terdiri dari lima keping. Sistem ini mengajak pengunjung merasakan kembali nilai-nilai kearifan lokal dan memperkuat interaksi sosial khas pasar rakyat.

Di pasar ini, wisatawan bisa mencicipi aneka kuliner tradisional seperti serabi, pecel, combro, cireng, hingga sate kikil dan nasi bakar. Tak hanya itu, hasil bumi khas Majalengka juga tersedia melimpah, mulai dari talas, pisang, hingga alpukat dan durian segar.

Semua sajian ini dinikmati dengan latar pemandangan alam yang memukau, seperti pegunungan, hamparan sawah, dan sungai yang menyejukkan mata.

Lebih dari sekadar kuliner, Pasar Bumi Pakuwon juga menghadirkan hiburan budaya yang memperkaya pengalaman pengunjung. Berbagai tarian tradisional, puisi, serta atraksi seni dari sanggar-sanggar lokal ikut memeriahkan suasana.

Di antaranya penampilan dari Sanggar Linggapora dan Nimas Gandasari yang menghidupkan kembali kebudayaan lokal Majalengka. Acara ini dibuka mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB dan selalu ramai oleh pengunjung dari berbagai daerah.

Tidak hanya sebagai tempat wisata, Pasar Bumi Pakuwon telah menjadi simbol kekuatan budaya lokal dan semangat gotong royong masyarakat Desa Bantaragung dalam memajukan ekonomi kreatif.

Jadi, jika ingin merasakan wisata kuliner tradisional yang berpadu dengan keindahan alam dan kekayaan budaya Sunda, Pasar Bumi Pakuwon Majalengka wajib masuk dalam daftar kunjunganmu. Jangan lupa untuk mengecek jadwal penyelenggaraannya agar tidak ketinggalan momen spesial ini! (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#budaya #kuliner #majalengka #Pasar Bumi Pakuwon