JawaPos.com - Psikologi introvert dapat menjelaskan alasan sebagian orang lebih suka menghindari perhatian publik.
Bukan karena membenci sesamanya, melainkan karena mereka kerap merasa kewalahan ketika menjadi pusat perhatian.
Mereka biasanya memiliki kebiasaan khusus untuk menjaga diri tetap berada di luar sorotan.
Melansir dari laman YourTango, inilah delapan kebiasaan psikologi introvert yang sering dilakukan agar tetap tidak terlihat.
Baca Juga: 9 Perilaku yang Tanpa Disadari Menjauhkanmu dari Teman dan Keluarga Menurut Psikologi
1. Meremehkan Pencapaian yang Berhasil Diraih
Banyak orang senang dirayakan atas kerja keras yang telah mereka lakukan selama ini.
Namun, orang yang menghindari perhatian cenderung menyembunyikan pencapaiannya agar tidak menjadi pusat perhatian orang lain.
Mereka juga sering meremehkan pencapaiannya agar orang lain tidak menganggapnya sebagai hal istimewa.
2. Memilih Menghabiskan Waktu Sendirian di Rumah
Meski tidak sepenuhnya antisosial, mereka lebih memilih malam yang tenang di rumah dibanding berkumpul.
Kebiasaan ini umum ditemukan pada orang introver yang butuh waktu sendiri untuk memulihkan energi.
Berada di rumah memberi rasa aman karena mereka yakin tidak ada seorang pun yang memperhatikan.
3. Membatasi Kontak Mata saat Berinteraksi
Kontak mata menjadi salah satu cara termudah untuk menarik seseorang masuk ke dalam percakapan.
Orang yang menghindari perhatian sengaja menghindari kontak mata agar tidak memicu percakapan yang tidak diinginkan.
Mereka khawatir percakapan mendadak akan membuat mereka merasa gugup dan tidak siap menghadapinya.
4. Mengenakan Pakaian dengan Warna Netral
Pakaian mencolok cenderung lebih mudah menarik perhatian dibanding pakaian dengan warna netral sederhana.
Orang yang menghindari sorotan memilih warna netral agar mereka dapat berbaur dengan lingkungan sekitarnya.
Pilihan pakaian sederhana ini juga mengurangi kemungkinan mendapat pujian yang berpotensi menarik perhatian orang lain.
5. Lebih Banyak Mendengarkan daripada Berbicara
Sebagian orang mengalihkan perhatian dari dirinya dengan cara lebih banyak mendengarkan lawan bicaranya.
Mereka biasanya hanya mengajukan pertanyaan agar percakapan terus berlanjut membahas orang lain.
Dengan cara ini, mereka berhasil menghindari menjadi pusat perhatian dalam percakapan yang sedang berlangsung.
Baca Juga: Menurut Psikologi, 9 Ucapan Ini Menunjukkan Rendahnya Kecerdasan Emosional Seseorang saat Tersakiti
6. Memberikan Jawaban Singkat saat Berbicara
Orang yang menghindari perhatian cenderung menghindari percakapan panjang dengan memberikan jawaban seadanya.
Jawaban singkat membuat lawan bicara kehabisan topik sehingga percakapan berakhir lebih cepat dari biasanya.
Sikap ini membuat beban melanjutkan percakapan berpindah sepenuhnya kepada orang yang diajak bicara.
7. Menyesuaikan Diri dengan Kebiasaan Sekitar
Manusia memiliki kecenderungan alami menilai orang yang bersikap berbeda dari kebanyakan orang lainnya.
Orang yang menghindari perhatian memilih menyesuaikan diri dengan aktivitas atau kebiasaan yang dilakukan orang sekitarnya.
Dengan menyesuaikan diri, mereka berharap dapat menghindari sorotan maupun penilaian negatif dari orang lain.
Baca Juga: 7 Ciri Perilaku Orang yang Suka Menyalahkan Orang Lain Menurut Psikologi
8. Pergi Diam-Diam Tanpa Berpamitan
Meninggalkan sebuah acara tanpa berpamitan menjadi cara efektif menghindari interaksi yang melelahkan bagi mereka.
Mengucapkan salam perpisahan kepada banyak orang sering terasa menguras energi bagi orang yang menghindari perhatian.
Mereka memilih pergi secara diam-diam agar tidak ada seorang pun yang menyadari kepergiannya secara langsung.
Editor : Candra Mega Sari