Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

4 Kesalahan Makan Sahur yang Harus Dihindari saat Puasa agar Tidak Mudah Lemas

Akhmad Iqbal Firmansyah • Kamis, 12 Maret 2026 | 02:30 WIB
Ilustrasi kesalahan makan sahur yang memicu rasa kantuk (Freepik)
Ilustrasi kesalahan makan sahur yang memicu rasa kantuk (Freepik)

JawaPos.com - Menjalankan ibadah puasa seharusnya tidak membatasi produktivitas kita. Agar tetap bersemangat dan tidak hanya sekadar menahan haus dan lapar, kita perlu memperhatikan kualitas sahur.

Sering kali, rasa kantuk dan lemas di siang hari bukan disebabkan oleh puasa itu sendiri, melainkan kesalahan saat memilih menu sahur.

Dilansir dari laman Prodia Digital, ada 4 kesalahan umum saat makan sahur yang dapat mengganggu metabolisme dan memicu rasa kantuk. Dengan memahami kesalahan ini, kita bisa lebih bijak dalam mengatur nutrisi sahur demi aktivitas yang lebih lancar selama Ramadhan.

Baca Juga: 5 Langkah Jaga Kebugaran dan Turunkan Berat Badan saat Puasa Tanpa Lemas

1. Menu yang Membuat Hormon dalam Tubuh Berubah

Kesalahan makan saat sahur adalah menu makanan yang dapat membuat hormon tubuh berubah.

Seperti roti atau pasta yang merupakan karbohidrat olahan sehingga sulit untuk tubuh mencerna hingga menyebabkan efek lemas setelah makan.

Atau daging ayam dan kalkun yang berlebihan karena mengandung triptofan yang membantu produksi hormon tidur.

Selain itu, makanan cepat saji yang sangat tinggi lemak dan karbohidrat justru mempercepat rasa kantuk.

Ini karena saat sahur tubuh dapat meningkatkan produksi hormon serotonin dan melatonin yang berperan mengatur suasana hati.

Dan melatonin dapat dikaitkan dengan siklus tidur, sehingga perubahan hormon karena makanan yang salah saat sahur dapat membuat tubuh cepat lemas.

Jika kandungan ini dikombinasikan dapat membuat tubuh lebih mudah lemas dan mudah mengantuk.

2. Makanan yang Membuat Lonjakan dan Penurunan Gula Darah

Energi seringkali dikaitkan dengan asupan gula dan karbohidrat yang cukup serta seimbang dalam menu makanan.

Namun, jika kita cenderung terlalu banyak mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat dapat menyebabkan lonjakan gula darah.

Lonjakan dan penurunan gula darah yang tidak stabil dapat membuat tubuh cepat lelah dan mengantuk selama berpuasa.

Contohnya nasi yang memiliki kadar indeks glikemik tinggi dapat meningkatkan gula darah dengan cepat.

Atau makanan tinggi gula seperti permen dan minuman manis memberikan energi instan tapi juga dapat menurun dengan cepat.

Oleh karena itu, biasakan mengkonsumsi makanan yang memiliki kadar nutrisi seimbang saat sahur agar puasa lebih bersemangat dan tidak mudah ngantuk.

3. Sahur dengan Porsi Makan yang Terlalu Banyak

Saat sahur kesalahan yang sering dilakukan banyak orang adalah makan terlalu banyak dengan nutrisi yang tidak seimbang.

Ini karena semakin banyak makanan yang kita konsumsi justru semakin berat kerja sistem pencernaan kita.

Kondisi ini membuat energi dalam tubuh lebih cepat terkuras dan memicu rasa ngantuk yang membuat puasa kurang bersemangat.

4. Jumlah Nutrisi yang Kurang Seimbang

Mengkonsumsi makanan saat sahur yang kurang bernutrisi atau hanya mengandung karbohidrat dan gula dapat membuat tubuh cepat lemas.

Ini karena tubuh manusia secara alami mengalami penurunan energi pada siang hari, terutama saat jam satu hingga tiga sore.

Dan jika kita mengkonsumsi makanan yang nutrisi tidak seimbang dan dalam jumlah besar, rasa kantuk dan lemas saat puasa akan semakin kuat.

Oleh karena itu, perhatikan juga serat, protein dan kandungan vitamin bermanfaat agar tubuh lebih berenergi saat berpuasa.

Baca Juga: Siapa Saja yang Boleh Tidak Puasa Ramadhan? Ini 8 Golongan Menurut Syariat

Editor : Candra Mega Sari
#kesalahan makan sahur #lemas #puasa