Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Sering Pusing saat Ramadhan? Simak 7 Tips Cegah Sakit Kepala Selama Puasa

Risma Aris Maya • 2026-03-04 17:29:23
Ilustrasi cara mengatasi sakit kepala (Freepik)
Ilustrasi cara mengatasi sakit kepala (Freepik)

JawaPos.com - Ramadhan adalah bulan yang mulia, namun transisi pola hidup selama berpuasa tak jarang membawa tantangan fisik, salah satunya sakit kepala. Rasa tidak nyaman ini biasanya berakar dari kondisi tubuh yang kekurangan cairan, waktu istirahat yang berkurang, atau penyesuaian kadar gula darah.

Sejalan dengan penjelasan WHO dan Mayo Clinic, kombinasi antara dehidrasi dan perubahan kebiasaan makan merupakan pemicu utama stres pada tubuh yang berujung pada nyeri kepala. Memahami cara penanganan yang tepat adalah kunci agar produktivitas dan ibadah tetap terjaga.

Melansir dari Harvard Medical School, berikut 7 tips efektif untuk menjaga kenyamanan Anda selama berpuasa:

Baca Juga: Tak Perlu Takut Capek! Ini 7 Olahraga Ringan yang Cocok Dilakukan saat Puasa

1. Pastikan Asupan Cairan Cukup saat Berbuka dan Sahur

Dehidrasi adalah penyebab umum sakit kepala saat puasa. Tubuh yang kekurangan cairan akan memicu rasa nyeri di kepala.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, menjaga hidrasi membantu mencegah berbagai gangguan kesehatan ringan termasuk sakit kepala. Terapkan pola minum bertahap dari berbeda hingga sahur.

Jadi minumlah air putih secara perlahan dan teratur. Hindari minuman manis berlebihan karena dapat memicu lonjakan gula darah. 

2. Jangan Lewatkan Sahur

Melewatkan sahur dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah. Kondisi ini sering memicu sakit kepala di siang hari.

Harvard Medical School menjelaskan bahwa kadar gula darah yang tidak stabil dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala. Intinya sahur membantu menjaga kestabilan energi.

3. Kurangi Konsumsi Kafein secara Bertahap

Bagi yang terbiasa minum kopi setiap hari, menghentikan konsumsi secara mendadak bisa menyebabkan sakit kepala. Kondisi ini umum terjadi di awal Ramadhan.

Menurut NIH, penghentian kafein mendadak dapat menyebabkan sakit kepala sementara. Karena itu, kurangi asupan kopi secara bertahap sebelum Ramadhan.

4. Atur Pola Tidur yang Cukup

Kurang tidur selama Ramadhan sering terjadi karena sahur dan tarawih. Padahal, kekurangan tidur dapat memicu sakit kepala.

Sleep Foundation menyebutkan bahwa gangguan tidur berkaitan dengan peningkatan risiko sakit kepala. Jadi usahakan tidur lebih awal setelah tarawih.

5. Hindari Paparan Sinar Matahari Berlebihan

Cuaca panas dapat memperburuk dehidrasi dan memicu sakit kepala. Terutama jika aktivitas dilakukan di luar ruangan. Menurut Cleveland Clinic,paparan panas berlebihan dapat menyebabkan sakit kepala.

Oleh sebab itu, gunakan pelindung seperti topi atau payung saat keluar rumah jika cuacanya sedang panas. Selain itu, batasi aktivitas berat di bawah terik matahari.

6. Lakukan Relaksasi dan Peregangan Ringan

Stres dan ketegangan otot leher dapat memicu sakit kepala. Ramadhan sering diwarnai aktivitas tambahan yang meningkatkan kelelahan. APA menjelaskan bahwa teknik relaksasi dapat membantu mengurangi ketegangan dan stres.

Intinya peregangan ringan dapat meredakan nyeri sakit kepala. Jadi luangkan waktu beberapa menit untuk bernapas dalam dan meregangkan otot. Aktivitas ini bisa dilakukan sebelum berbuka atau setelah tarawih.

7. Perhatikan Pola Makan saat Berbuka

Berbuka dengan makanan terlalu manis atau berlemak bisa memicu lonjakan gula darah. Kondisi ini bisa menyebabkan sakit kepala setelah makan.

Jadi, hindari langsung mengonsumsi gorengan berlebihan. Pilih menu berbuka puasa sehat seperti sup ayam atau sayur bening.

Baca Juga: Bukan Cuma Sikat Gigi! Ini 5 Cara Cegah Bau Mulut saat Puasa yang Jarang Diketahui

Editor : Candra Mega Sari
#mengatasi sakit kepala saat puasa #mencegah sakit kepala #pusing