Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Waspada! Rokok dan Alkohol Ternyata Tingkatkan Risiko Kanker Payudara, Ini Penjelasannya

Ayu Zahra Hazimah • Selasa, 20 Mei 2025 | 18:00 WIB
Ilustrasi perempuan merokok (Dok. Freepik)
Ilustrasi perempuan merokok (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Merokok sudah lama dikenal sebagai penyebab berbagai penyakit kronis, termasuk berbagai jenis kanker. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa kebiasaan buruk ini juga berhubungan erat dengan peningkatan risiko kanker payudara. Perempuan yang merokok atau pernah merokok memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak pernah merokok.

Hubungan Merokok dengan Kanker

Asap rokok mengandung berbagai zat kimia beracun, termasuk karsinogen—zat penyebab kanker. Zat-zat ini bisa memicu kerusakan sel dalam tubuh, termasuk pada jaringan payudara. Selain itu, bagi perempuan yang telah terdiagnosis kanker payudara, merokok dapat memperburuk kondisi dengan meningkatkan risiko kematian dan kekambuhan kanker di masa depan.

Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Meditasi Penting untuk Kesehatan Mental dan Fisik

Kabar baiknya, tidak pernah ada kata terlambat untuk berhenti merokok. Mengurangi atau menghentikan konsumsi tembakau setelah diagnosis kanker dapat secara signifikan menurunkan risiko komplikasi paru-paru dan penyakit jantung yang berkaitan. Bahkan bagi perokok pasif, menjauhi paparan asap rokok dapat memberikan manfaat kesehatan jangka panjang.

Alkohol Juga Bisa Menyebabkan Kanker

Tak hanya rokok, konsumsi alkohol juga menjadi faktor risiko yang sering diabaikan dalam kaitannya dengan kanker payudara. Berdasarkan pedoman dari American Cancer Society, sebaiknya perempuan menghindari alkohol, atau setidaknya membatasi konsumsinya hanya satu gelas per hari.

Konsumsi alkohol yang berlebihan bisa meningkatkan risiko kanker payudara secara signifikan. Bahkan hanya satu gelas per hari dapat meningkatkan risiko hingga 7%, dan konsumsi dua gelas atau lebih setiap hari bisa menaikkannya hingga 20%. Risiko ini timbul karena alkohol dapat merusak sel, meningkatkan kadar estrogen, dan memicu penambahan berat badan.

Estrogen adalah hormon yang sangat memengaruhi jaringan payudara. Peningkatan kadar estrogen yang disebabkan oleh alkohol dapat merangsang pertumbuhan sel abnormal yang berujung pada kanker. Selain itu, alkohol juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi penting seperti asam folat, yang perannya sangat vital dalam mencegah kanker.

Bagi para penyintas kanker payudara, konsumsi alkohol juga perlu mendapat perhatian khusus. Meskipun beberapa studi menyatakan bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah sedang mungkin masih aman, namun ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa alkohol dapat meningkatkan risiko kekambuhan kanker.

Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter sangat penting jika anda ingin mengetahui batas aman konsumsi alkohol setelah diagnosis kanker. Setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda, dan keputusan terbaik harus disesuaikan secara individual.

Merokok dan konsumsi alkohol bukan hanya merugikan secara umum, tetapi juga memiliki dampak serius terhadap risiko kanker payudara. Mulai hidup sehat sekarang adalah langkah penting untuk mencegah dan melawan penyakit ini.

Baca Juga: Waspadai! 6 Jenis Makanan Ini Dapat Membahayakan Kesehatan Jantung

Editor : Candra Mega Sari
#kanker payudara #merokok #alkohol