Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Psikologi di Balik Warna: Mengapa Bisa Mempengaruhi Emosi dan Perilaku Manusia?

Iis Kurniawati • Minggu, 23 Februari 2025 | 13:00 WIB
Ilustrasi psikologi warna. (atlascompany/freepik)
Ilustrasi psikologi warna. (atlascompany/freepik)

JawaPos.com - Warna tidak terlepas dari visual yang seseorang lihat setiap kali membuka mata. Setiap orang memiliki warna favorit dan hal tersebut tidak terlepas dari barang-barang yang dimilikinya.

Anggaplah seseorang yang menyukai warna hitam, seseorang tersebut akan cenderung membeli barang-barang dengan warna hitam dibandingkan barang dengan warna lain. Begitu pula seseorang yang menyukai warna merah, putih, dan lain sebagainya. Lantas, bagaimana pandangan ilmu psikologi terhadap pilihan warna?

Dilansir dari laman WebMD dan Verywellmind pada Sabtu (22/2), dijelaskan warna berkaitan dengan emosi dan perilaku secara psikologi. Warna berperan pada suasana hati seseorang. Walaupun warna persepsi warna bersifat subjektif, beberapa warna memiliki makna yang bersifat universal.

Warna-warna pada lingkup area spektrum merah dikenal sebagai warna hangat, yang meliputi merah, orange, dan kuning. Warna-warna ini membangkitkan emosi dari perasaan hangat dan nyaman hingga perasaan marah dan bermusuhan.

Warna-warna pada lingkup area spektrum biru dikenal sebagai warna-warna dingin, yang meliputi biru, ungu, dan hijau. Warna-warna ini sering kali dimaknai sebagai warna yang tenang, tetapi juga membangkitkan perasaan sedih atau acuh tak acuh.

Berdasarkan studi tahun 2020 yang telah dilakukan pada 4.598 orang dari 30 negara berbeda, ditemukan bahwa secara umum warna tertentu diasosiasikan dengan emosi tertentu, di antaranya:

Meskipun setiap warna memiliki makna tersendiri dan umumnya bersifat universal, interpretasi makna warna dapat bervariasi tergantung pada pengalaman pribadi atau budaya di suatu daerah.

Misalnya, putih secara umum diartikan sebagai simbol kemurnian dan kepolosan di sebagian besar negara-negara Barat, namun putih diartikan simbol berkabung di banyak negara Timur.

Dilansir dari laman Alodokter dan Halodoc pada Sabtu (22/2), berikut adalah pengaruh beberapa warna terhadap suasana hati dan perilaku manusia:

1. Merah

Merah dianggap sebagai warna yang menarik perhatian. Merah membangkitkan energi, semangat dan rasa percaya diri. Selain itu, merah dijadikan simbol cinta dan kehangatan, gairah, kenyamanan, kegembiraan, dan kekuatan.

Merah diasosiasikan pula dengan perasaan negatif seperti rasa marah, simbol bahaya, atau nafsu.

2. Kuning

Kuning merupakan warna cerah dan menarik perhatian. Warna ini dapat meningkatkan metabolisme, kepercayaan diri, dan membuat seseorang lebih ceria, bahagia dan optimis.

3. Biru

Biru dikaitkan dengan rasa tenang, sensitif, bisa diandalkan dan relaks. Biru dapat pula meningkatkan produktivitas sehingga seringkali digunakan sebagai warna dinding tempat bekerja. Dibalik itu, biru dikaitkan pula dengan perasaan sedih, sepi, dan sendiri.

4. Hijau

Hijau dikaitkan dengan simbol alam yang memiliki pengaruh positif terhadap perilaku dan suasana hati seseorang, kehidupan, kesejukan serta kesehatan. Warna ini dipercaya pula memberikan ketenangan, meredakan stress, meningkatkan konsentrasi, termotivasi dan membuat sebagian orang lebih santai. Hijau diasosiasikan sebagai warna keberuntungan.

5. Pink (Merah Muda)

Warna pink dikaitkan dengan simbol feminim, memberikan kelembutan dan menunjukan kasih sayang. Disamping itu, warna ini dipercaya memberikan pengaruh bahagia, romantis, santai dan memicu semangat untuk semua gender. Namun sebaliknya, warna pink seringkali memberikan kesan kekanak-kanakan dan ketidakdewasaan.

6. Putih

Putih dikaitkan dengan kesucian dan kemurnian serta membuat seseorang lebih tenang dan meningkatkan konsentrasi. Warna ini pula cenderung memberikan makna positif seperti kesederhanaan, segar dan bersih.

7. Oranye

Oranye menumbuhkan perasaan gembira, enerjik, hangat, kreatif dan menunjukan rasa antusias. Penggunaan warna ini untuk tampil memukau, hangat, dan penuh semangat.

8. Hitam

Baca Juga: 4 Zodiak dengan Kepribadian Kuat dan Mandiri, Mereka Tak Takut Berjalan Sendiri!

Hitam dinilai sebagai warna yang mudah untuk dikombinasikan dengan warna lainnya meskipun seringkali dikaitkan dengan kesedihan, kekecewaan, ataupun kematian. Warna ini digambarkan pula sebagai bentuk kekuatan, misteri dan ketenangan pada budaya tertentu. Seseorang menggunakan warna hitam sebagai wujud keberanian, kemewahan, keseriusan, klasik dan abadi.

9. Ungu

Ungu berkaitan dengan rasa tenang, rileks, pemicu kreativitas dan meningkatkan fokus seseorang. Warna ini diartikan sebagai simbol kemewahan, eksotis dan spiritualitas.

10. Cokelat

Cokelat berkaitan dengan pengaruh rasa aman, nyaman dan rileks. Di samping itu, cokelat juga dikaitkan dengan perasaan sedih dan kesepian.

11. Abu-Abu

Warna ini diartikan sebagai simbol seseorang yang dapat diandalkan, serius, stabil dan bertanggung jawab. Abu-abu dianggap warna kuat karena warna ini ini merupakan warna alam.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#emosi #psikologi warna #psikologi #warna #Makna warna #perilaku