JawaPos.com - Ada banyak alasan kenapa Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk resign dan mencari karier baru. Ingat, waktu yang Anda habiskan di kantor kadang jauh lebih banyak daripada waktu bersama orang-orang terdekat Anda.
Menurut artikel di Harvard Business Review, sepertiga hidup Anda habis untuk bekerja dan sepertiga lagi untuk tidur, yang berarti sisa waktu Anda digunakan untuk semua hal lainnya dalam hidup yang ingin Anda lakukan.
Anda mungkin merasa terikat atau setia pada perusahaan yang memberi gaji, tapi kalau situasinya berubah dan Anda mulai kehilangan rasa kesetiaan atau gairah terhadap pekerjaan, mungkin saatnya untuk berpikir ulang.
Dilansir dari Your Tango, berikut adalah delapan tanda emosional yang menunjukkan Anda perlu resign dan mencari pekerjaan baru.
1. Anda Merasa Terlalu Nyaman
Setelah Anda menguasai semua tantangan baru dan kurva pembelajaran mulai mendatar, tidak ada lagi yang bisa menarik minat Anda atau memicu kreativitas Anda. Anda mulai datang ke kantor dan hanya menjalankan tugas tanpa gairah, merasa nyaman dengan berpikir, "Ini sudah cukup".
Ketika Anda bertanya kepada manajer untuk lebih banyak tantangan dan dia bilang, "Itulah tugasnya", itu mungkin saat yang tepat untuk berpikir ulang tentang bagaimana perasaan Anda jika terus melakukan hal yang sama setiap hari.
Menurut konselor karier Jeff Saperstein, jika Anda jelas tentang apa yang Anda inginkan dari pekerjaan, tipe orang yang ingin Anda ajak bekerja sama, serta tujuan dan hasrat Anda, Anda akan menemukan lebih banyak kesempatan untuk maju. Anda memiliki kebebasan lebih untuk mengubah pekerjaan Anda dan mencari tantangan baru daripada yang Anda kira. Ini adalah waktu yang tepat untuk mulai memikirkan perubahan karier dan menemukan kehidupan yang lebih memuaskan.
2. Anda Menurunkan Standar Anda
Ketika pertama kali bergabung dengan perusahaan, Anda memiliki harapan tinggi untuk belajar, berkembang, naik jabatan, dan meningkatkan keterampilan serta gaji. Namun, jika harapan itu tidak tercapai, meski Anda sabar menunggu, Anda mungkin merasa tidak lagi peduli dengan perkembangan tersebut.
Hal ini akan menguras energi Anda, dan Anda mungkin merasa tertekan untuk melakukan pekerjaan dengan standar yang lebih rendah dari biasanya. Saat ini, Anda mungkin sudah mulai merasa bahwa standar Anda tergerus.
3. Anda Tidak Bergerak Maju
Baca Juga: Mengungkap Alasan di Balik Populernya Matcha di Coffee Shop, Mengalahkan Kopi?
Jika Anda merasa puas diri dan menurunkan standar, Anda mungkin mendapati diri Anda terjebak dalam rutinitas tanpa perkembangan. Anda hanya berputar di tempat, tidak mencapai tujuan dengan cepat, dan hanya mengikuti arus.
Studi dalam Jurnal Internasional Penelitian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat menunjukkan bahwa ketika Anda merasa bosan dan terputus dari pekerjaan Anda, orang di sekitar Anda akan merasakannya.
Jika Anda merasa tidak termotivasi dan tidak ada gairah untuk terus maju, mungkin sudah saatnya untuk berpikir tentang pindah. Jika Anda biasanya seseorang yang energik dan selalu mencari tantangan baru, lingkungan ini mungkin tidak cocok untuk Anda. Waktunya mencari pekerjaan yang lebih cocok dan bisa memperkaya hidup Anda, bukan sekadar membuat Anda merasa stagnan.
4. Anda Membuat Keputusan yang Buruk
Ketika Anda tidak fokus dan kehilangan konsentrasi, kesalahan ceroboh bisa terjadi. Anda mungkin mulai merasa kurang terhubung dengan pekerjaan karena tidak memberi dampak positif pada hidup Anda. Jika Anda harus memberi arahan kepada orang lain, dan keputusan yang Anda buat salah, orang lain bisa ikut terpengaruh. Jika Anda merasa sudah waktunya untuk berubah, jangan tunda lagi. Segera ambil langkah untuk perubahan.
5. Anda Membawa Pekerjaan Pulang ke Rumah
Jika pekerjaan membuat Anda stres, rasanya sulit untuk tidak membawa masalah itu pulang. Anda mungkin mengeluh tentang setiap aspek pekerjaan, bahkan yang sebenarnya tidak terlalu buruk. Pekerjaan yang menguras energi membuat Anda pulang dalam keadaan lelah, mudah tersinggung, dan rewel, dan Anda melampiaskannya pada orang-orang yang tidak ada kaitannya dengan masalah kerja Anda. Ini akan berdampak pada hubungan Anda dengan keluarga dan teman-teman. Mungkin ini saatnya untuk mundur sejenak dan mempertimbangkan dampaknya.
6. Anda Tidak Ingin Bangun pada Hari Senin
Mungkin semua orang pernah merasakan malas bangun setelah libur panjang atau akhir pekan yang menyenangkan. Itu normal sesekali, tapi jika perasaan itu muncul setiap Senin pagi (atau bahkan setiap hari kerja), itu pertanda bahwa Anda merasa tidak termotivasi dan tidak puas. Anda hanya menjalani hari tanpa semangat. Ini adalah tanda jelas bahwa sudah waktunya mencari pekerjaan yang lebih sesuai.
7. Pekerjaan Membahayakan Kesehatan Anda
Bekerja di tempat yang tidak mendukung kesejahteraan Anda atau tempat dengan budaya buruk dapat merusak kesehatan fisik dan mental. Jika Anda merasa diremehkan atau diperlakukan dengan tidak adil oleh rekan kerja dan manajemen, ini adalah indikasi bahwa Anda perlu mencari tempat kerja yang lebih sehat. Lingkungan yang buruk dapat menyebabkan stres, menurunkan kepercayaan diri, dan merusak harga diri Anda, yang sangat penting untuk dijaga. Tidak ada yang berhak merampas hak Anda untuk dihargai dan merasa dihormati.
8. Rekan Kerja yang Anda Percayai Pergi
Salah satu tanda jelas bahwa sudah waktunya untuk mencari pekerjaan baru adalah ketika Anda melihat rekan kerja yang Anda percayai mulai pergi satu per satu. Atau mungkin, budaya perusahaan berubah karena manajemen baru dan Anda merasa tidak lagi cocok.
Tanda lainnya bisa berupa pekerjaan yang semakin menumpuk di meja Anda setelah rekan kerja Anda pergi, memberikan ekspektasi yang tidak realistis tentang peran Anda.
Apa yang Harus Dilakukan — Dan Mengapa
Terkadang, ada tanda-tanda yang tidak bisa diabaikan dan bertahan dalam situasi yang membuat Anda sengsara bisa lebih merugikan daripada mencoba sesuatu yang baru. Jika Anda merasa pekerjaan Anda adalah sumber utama ketidakbahagiaan, Anda harus berani membuat perubahan dan percaya pada diri sendiri untuk mencari posisi yang lebih baik, bahkan jika itu berarti mencari karier baru.
Memang, tidak semua hal ada dalam kendali Anda, tapi apa yang bisa Anda kontrol adalah bagaimana Anda merespons perubahan yang terjadi.
Jika Anda merasa salah satu tanda ini berlaku pada Anda, atau jika Anda sedang mempertimbangkan perubahan pekerjaan atau karier karena alasan lainnya, cobalah merenungkan beberapa pertanyaan ini sebelum mengambil keputusan. Menjawabnya dengan jujur bisa membantu Anda menentukan langkah selanjutnya yang tepat untuk kebahagiaan dan kepuasan Anda.
- "Apa yang membuat saya semangat setiap pagi?"
- "Apa nilai-nilai yang saya pegang?"
- "Apa yang saya hargai dalam lingkungan kerja?"
- "Apakah pekerjaan ini penting bagi saya?"
- "Apa yang saya kontribusikan dalam pekerjaan ini?"
- "Apakah saya melakukan hal yang saya sukai, atau hanya karena saya terbiasa?"
- "Apakah saya mendukung misi dan nilai-nilai perusahaan ini?"
- "Apakah saya merasa cocok dengan budaya perusahaan?"
Jika Anda merasa ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa sudah saatnya untuk bergerak maju, mungkin ini saatnya untuk belajar bagaimana kembali menemukan kebahagiaan dalam hidup Anda. Beberapa tanda mungkin tidak terlihat jelas atau Anda terjebak dalam keyakinan yang menahan Anda untuk membuat perubahan yang dibutuhkan.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah