Bagi penderita diabetes, memilih olahraga yang sesuai dengan kebutuhan fisik sangatlah penting. Latihan seperti cardiodan resistance training dapat memberikan manfaat yang berbeda untuk tubuh. Cardio membantu meningkatkan kesehatan jantung, sementara resistance training membangun massa otot yang membantu tubuh membakar lebih banyak kalori dan karbohidrat. Dilansir dari YouTube Healthline, Sabtu (4/1), berikut adalah tips olahraga terbaik untuk penderita diabetes.
1. Pilih Olahraga yang Anda Nikmati
Dr. Melissa Young, seorang ahli endokrinologi, mengatakan bahwa olahraga terbaik adalah yang bisa anda lakukan secara konsisten. Misalnya, jika anda suka aktivitas sosial, cobalah zumba atau aerobik. Bagi yang suka ketenangan, berjalan kaki, berenang, atau bersepeda bisa menjadi pilihan.
2. Gabungkan Cardio dan Resistance Training
Kombinasi cardio dan resistance training penting untuk kesehatan metabolisme. Resistance training seperti angkat beban membantu membangun otot yang lebih aktif secara metabolik, sehingga tubuh membakar lebih banyak gula dan lemak.
3. Tetap Aktif Meskipun Sedang Duduk
Jika pekerjaan anda mengharuskan duduk dalam waktu lama, lakukan latihan kecil seperti angkat kaki di bawah meja atau gunakan resistance band. Sebuah botol air bisa digunakan sebagai pengganti dumbbell untuk latihan lengan.
4. Manfaatkan Teknologi untuk Tetap Aktif
Gunakan perangkat wearable fitness yang bisa mengingatkan anda untuk bergerak setiap jam. Jalan kaki singkat dari meja ke ruang lain juga bisa membantu menjaga tubuh tetap aktif.
5. Olahraga Tidak Harus Mahal
Anda tidak perlu ke gym untuk berolahraga. Jalan di sekitar rumah, latihan menggunakan berat badan, atau latihan dalam ruangan seperti senam bisa menjadi alternatif yang hemat dan efektif.
6. Atasi Hambatan dengan Solusi Kreatif
Cuaca buruk sering menjadi alasan untuk tidak berolahraga. Sebagai solusinya, cobalah latihan di dalam ruangan seperti yoga, lompat tali, atau video workout online.
7. Mulai dengan Langkah Kecil
Membentuk kebiasaan olahraga membutuhkan waktu. Mulailah dengan aktivitas ringan seperti berjalan kaki selama 10 menit setiap hari, lalu tingkatkan intensitasnya secara bertahap.
8. Tetapkan Jadwal Tetap untuk Berolahraga
Jangan menunggu waktu luang untuk berolahraga. Jadwalkan waktu khusus di kalender anda dan anggap itu sebagai janji penting dengan diri sendiri.
Editor : Candra Mega Sari