Daun teh matcha ditanam dengan perlindungan dari sinar matahari selama 20-30 hari, meningkatkan produksi klorofil dan asam amino, serta memberi warna hijau gelap pada daunnya.
Karena matcha menggunakan seluruh bagian daun teh yang digiling halus, kandungan antioksidan dan kafeinnya jauh lebih tinggi dibanding teh hijau biasa. Dilansir dari kanal YouTube Healthline, Jumat (20/12), berikut adalah empat manfaat kesehatan utama matcha yang perlu anda ketahui:
1. Tinggi Antioksidan untuk Mencegah Penyakit Kronis
Matcha kaya akan katekin, sejenis antioksidan alami yang membantu menstabilkan radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak sel tubuh dan menyebabkan penyakit kronis. Kandungan katekin dalam matcha diketahui tiga hingga 137 kali lebih tinggi dibanding teh hijau biasa. Dengan menambahkan matcha ke dalam pola makan, anda dapat meningkatkan asupan antioksidan untuk melindungi sel dari kerusakan dan menurunkan risiko berbagai penyakit.
2. Membantu Melindungi Kesehatan Liver
Liver adalah organ vital yang berfungsi mengeluarkan racun dan memproses nutrisi. Penelitian menunjukkan bahwa matcha dapat melindungi kesehatan liver. Dalam studi pada tikus diabetes, matcha mencegah kerusakan pada hati dan ginjal. Studi lain menemukan bahwa konsumsi ekstrak teh hijau selama 12 minggu menurunkan kadar enzim hati yang tinggi, tanda dari kerusakan liver. Analisis 15 studi juga menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau dikaitkan dengan risiko penyakit hati yang lebih rendah.
3. Meningkatkan Fungsi Kognitif
Kandungan kafein dan L-theanine dalam matcha dapat meningkatkan perhatian, waktu reaksi, dan daya ingat. Studi pada 23 orang menunjukkan konsumsi matcha memberikan hasil lebih baik pada tugas-tugas kognitif dibanding placebo. L-theanine juga membantu mencegah efek "crash" dari kafein, memberikan energi stabil sepanjang hari.
4. Membantu Menurunkan Berat Badan
Ekstrak teh hijau, termasuk matcha, dikenal dapat meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak. Penelitian kecil menunjukkan konsumsi matcha selama olahraga meningkatkan pembakaran lemak hingga 17%. Studi lain menemukan bahwa suplemen teh hijau meningkatkan pengeluaran energi selama 24 jam. Meski efeknya kecil, konsumsi matcha dapat membantu menurunkan berat badan jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan gaya hidup aktif.
Editor : Candra Mega Sari