Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

13 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Gaya Hidup Sehat, Mulai dari Olahraga hingga Makanan Bergizi

Siti Nahdia Usman • Senin, 25 November 2024 | 21:45 WIB
Ilustrasi orang sedang memeriksa tekanan darah
Ilustrasi orang sedang memeriksa tekanan darah
, berikut adalah 13 cara yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
 
1. Perbanyak Olahraga
 
Olahraga teratur adalah salah satu cara paling efektif untuk menurunkan tekanan darah. Ketika kita berolahraga, jantung menjadi lebih kuat dan lebih efisien dalam memompa darah, sehingga tekanan darah pun berkurang. Para ahli merekomendasikan setidaknya 150 menit olahraga rutin sedang per minggu, seperti berjalan cepat, atau 75 menit olahraga berat, seperti lari atau angkat beban. Dengan rutinitas ini, kita bisa menjaga jantung tetap sehat dan menurunkan tekanan darah tinggi.
 
2. Mengurangi Asupan Natrium (Garam)
 
Konsumsi garam yang berlebihan dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan, yang pada akhirnya akan meningkatkan tekanan darah. Sebaiknya, batasi asupan natrium harian tidak lebih dari 2.300 miligram, atau sekitar satu sendok teh garam. Makanan olahan seperti daging olahan, makanan kalengan, dan keripik sering mengandung natrium tinggi, jadi sangat penting untuk memeriksa label nutrisi pada makanan yang kita beli.
 
3. Meningkatkan Konsumsi Kalium
 
Kalium adalah mineral yang sangat penting untuk membantu tubuh mengatur keseimbangan cairan dan mengurangi efek buruk natrium pada tekanan darah. Kalium membantu melemaskan pembuluh darah sehingga tekanan darah menjadi lebih stabil. Beberapa makanan kaya kalium yang bisa dikonsumsi antara lain pisang, bayam, lentil, dan kentang panggang. Mengonsumsi 2.600 hingga 3.400 miligram kalium sehari dapat membantu menurunkan tekanan darah.
 
4. Batasi Konsumsi Gula dan Karbohidrat Olahan
 
Makanan yang mengandung banyak gula dan karbohidrat olahan (seperti roti putih, pasta, dan makanan manis) dapat meningkatkan tekanan darah. Mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat olahan tidak hanya baik untuk kesehatan jantung, tetapi juga bisa membantu menurunkan berat badan, yang berhubungan erat dengan tekanan darah. Cobalah untuk mengganti karbohidrat olahan dengan makanan yang mengandung serat tinggi, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Baca Juga: 5 Manfaat Chia Seed untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui, Salah Satunya Cegah Penyakit Jantung
 
5. Kurangi Stres
 
Stres yang berkelanjutan bisa meningkatkan tekanan darah secara signifikan. Mengelola stres melalui teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau latihan pernapasan dalam dapat membantu mengurangi tekanan darah. Stres yang berkurang juga akan memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
 
6. Tidur yang Cukup
 
Kualitas tidur yang buruk dapat meningkatkan tekanan darah. Jika kamu tidur kurang dari tujuh jam setiap malam, tekanan darah bisa lebih tinggi. Tubuh secara alami menurunkan tekanan darah selama tidur, jadi memastikan tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan jantung. Cobalah untuk menciptakan rutinitas tidur yang sehat dan pastikan kamu tidur cukup setiap malam.
 
7. Konsumsi Makanan yang Kaya Protein
 
Makanan yang kaya protein dapat membantu menurunkan tekanan darah. Protein dapat membantu memperbaiki kesehatan pembuluh darah dan mengurangi risiko hipertensi. Sumber protein yang baik antara lain ikan, telur, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.
 
8. Konsumsi Asam Lemak Omega-3
 
Asam lemak omega-3 yang terdapat dalam ikan seperti salmon dan tuna, serta biji chia dan biji rami, dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah. Omega-3 memiliki efek menenangkan pada pembuluh darah dan jantung, sehingga dapat mengurangi tekanan darah tinggi. Mengonsumsi setidaknya 3 gram omega-3 setiap hari dapat memberikan manfaat kesehatan jantung yang signifikan.
 
9. Mengonsumsi Suplemen Diet
 
Beberapa suplemen seperti magnesium dan bawang putih (terutama bawang putih kyolic), telah terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah. Namun, sebelum memulai penggunaan suplemen, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan.
 
10. Batasi Konsumsi Alkohol
 
Mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. Jika kamu menderita hipertensi, mengurangi atau bahkan menghentikan konsumsi alkohol bisa sangat bermanfaat. Batasi konsumsi alkohol hingga satu gelas per hari untuk wanita dan dua gelas per hari untuk pria. Mengurangi alkohol dapat membantu menjaga tekanan darah agar tetap normal.
 
Baca Juga: Mengenal Berbagai Jenis Clay Mask dan Manfaatnya untuk Kesehatan Kulit serta Cara Penggunaannya
 
11. Berhenti Merokok
 
Merokok dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sementara dan merusak pembuluh darah. Nikotin dalam rokok menyebabkan peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Jika kamu perokok, berhenti merokok adalah langkah penting dalam menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung secara keseluruhan.
 
12. Batasi Konsumsi Kafein
 
Kafein dapat meningkatkan tekanan darah dalam jangka pendek, meskipun efek ini biasanya bersifat sementara. Bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, mengonsumsi lebih dari dua cangkir kopi atau teh berkafein per hari dapat meningkatkan tekanan darah. Sebaiknya, batasi konsumsi kafein agar tidak memperburuk kondisi hipertensi.
 
13. Mengonsumsi Obat Pengatur Tekanan Darah
 
Jika perubahan gaya hidup saja tidak cukup untuk menurunkan tekanan darah, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Dokter mungkin akan meresepkan obat pengatur tekanan darah. Beberapa jenis obat untuk hipertensi meliputi diuretik, beta-blocker, ACE inhibitors, dan calcium channel blockers. Obat-obatan ini membantu mengatur tekanan darah dengan berbagai cara, seperti mengurangi beban kerja jantung atau mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.
 
Baca Juga: Jangan Remehkan Petai! Buah Bau Ini Ternyata Kaya Manfaat untuk Kesehatan
Editor : Candra Mega Sari
#tekanan darah tinggi #hipertensi #cara menurunkan tekanan darah tinggi