Jawapos.com - Sayuran hijau adalah bahan makanan kaya nutrisi yang memiliki segudang manfaat kesehatan. Mulai dari meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, hingga menjaga kesehatan otak. Sayuran hijau seperti kale, bayam, dan selada romaine berperan dalam mendukung tubuh yang lebih sehat dan seimbang.
Dilansir dari situs Healthline, berikut ini adalah 13 jenis sayuran hijau paling sehat yang dapat kamu tambahkan ke dalam diet harian:
1. Kale
Kale adalah salah satu sayuran hijau yang memiliki banyak nutrisi. Dalam satu batang kale mentah, Anda dapat menemukan sekitar 68% dari kebutuhan harian (Daily Value atau DV) vitamin K, 22% vitamin C, dan 6% vitamin A.
Kale juga mengandung antioksidan lutein dan beta-karoten yang dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit akibat stres oksidatif. Kale bisa dimakan mentah, dimasak, atau bahkan di-blend dalam smoothie.
2. Microgreens
Microgreens adalah tanaman muda dari biji sayuran dan rempah-rempah yang sangat banyak nutrisinya. Microgreens kaya akan vitamin C, E, dan K, serta berbagai fitokimia yang berperan membantu meningkatkan kesehatan umum dan mendukung pencegahan penyakit. Microgreens juga mudah ditanam di rumah, sehingga kamu bisa menikmatinya kapan saja.
3. Kubis Galisia atau Collard Greens
Kubis galisia atau collard greens adalah sayuran berdaun tebal dengan rasa sedikit pahit. Sayuran ini kaya akan kalsium, vitamin A, vitamin C, dan folat. Dalam satu batang saja collard greens bahkan menyediakan 131% DV vitamin K yang penting untuk kesehatan tulang dan pembekuan darah.
4. Bayam
Bayam adalah sayuran hijau yang sangat mudah ditambahkan ke berbagai hidangan seperti sup, saus, smoothie, dan salad. Satu mangkok bayam mentah mengandung 121% DV vitamin K, 16% vitamin A, dan 12% mangan. Bayam juga kaya akan folat yang penting bagi produksi sel darah merah dan kesehatan kehamilan.
5. Kubis
Kubis merupakan sayuran hijau yang terkenal dengan manfaatnya untuk kesehatan pencernaan, terutama saat difermentasi menjadi sauerkraut. Kubis mengandung glukosinolat, senyawa yang diduga memiliki sifat antikanker. Selain itu, kubis juga kaya akan vitamin C dan antioksidan lainnya yang bermanfaat.
6. Daun Bit
Daun bit adalah bagian dari tanaman bit yang sering kali terabaikan, padahal sangat bergizi. Satu mangkok daun bit mentah mengandung 127% DV vitamin K, 13% vitamin A, dan 12% vitamin C. Daun bit mengandung antioksidan seperti zeaxanthin dan lutein yang dapat membantu melindungi mata dari degenerasi makula.
7. Selada Air
Selada air merupakan tanaman akuatik yang sudah lama dikenal memiliki khasiat penyembuhan. Dalam satu batang selada air mentah, kamu akan mendapatkan 71% DV vitamin K, 17% vitamin C, dan 6% vitamin A. Selada air sangat cocok dikombinasikan dengan makanan yang beraroma ringan.
8. Selada Romaine atau Selada Cos
Selada romaine adalah salah satu jenis selada yang populer terutama dalam salad Caesar. Selain kaya akan vitamin A dan K, selada romaine juga membantu menurunkan gula darah.
9. Swiss Chard
Swiss chard memiliki daun hijau tua dengan tangkai tebal yang berwarna merah, putih, atau kuning. Sayuran ini kaya akan magnesium, vitamin A, C, dan K. Swiss chard adalah bahan favorit dalam masakan untuk diet Mediterania.
10. Arugula
Arugula adalah sayuran hijau yang memiliki cita rasa pedas dan sering ditambahkan pada salad atau digunakan sebagai hiasan makanan. Arugula kaya akan folat, vitamin A, dan vitamin C, serta tinggi nitrat yang dapat membantu melancarkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah.
11. Selada Endive
Selada endive adalah sayuran yang kurang dikenal dibandingkan dengan sayuran hijau lainnya. Sayuran ini renyah dan memiliki rasa sedikit pahit. Endive kaya akan vitamin K, folat, dan antioksidan kaempferol yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan.
12. Pakcoy/Pokcoy
Pakcoy atau pokcoy adalah jenis sayuran hijau yang kaya akan vitamin C, folat, vitamin A, dan vitamin K. Bok choy sering digunakan dalam masakan Asia, terutama dalam sup dan tumisan.
Baca Juga: Banyak yang Belum Tahu Apa Peran dan Fungsi Tidur Bagi Kesehatan Kita Sehari-hari, Ini Penjelasannya
13. Daun Lobak
Daun lobak mengandung lebih banyak nutrisi daripada umbinya. Daun ini kaya akan vitamin C, A, dan K serta beberapa fitokimia yang memiliki sifat antioksidan. Daun lobak juga dapat digunakan sebagai pengganti bayam atau kale dalam makanan.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah