Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Terbukti Aman dan Efektif, Ketahui 7 Obat Alami untuk Mengatasi Sembelit

Lania Monica • Rabu, 30 Oktober 2024 | 10:20 WIB
Ilustrasi seseorang yang sedang sembelit. (pexels)
Ilustrasi seseorang yang sedang sembelit. (pexels)

JawaPos.com–Sembelit adalah kondisi yang sering dialami banyak orang dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan serta gangguan dalam rutinitas harian. Meskipun banyak faktor seperti pola makan, kondisi kesehatan, dan perubahan rutinitas, dapat memengaruhi frekuensi buang air besar, beberapa cara alami bisa membantu melancarkan buang air besar secara lebih teratur.

Umumnya, frekuensi buang air besar yang dianggap sehat berkisar antara tiga kali per minggu hingga tiga kali per hari, meskipun setiap orang dapat memiliki frekuensi yang berbeda-beda. Selain obat pencahar yang biasa digunakan untuk memperlancar buang air besar, terdapat beberapa solusi alami yang dapat dicoba.

Dilansir dari laman Medical News Today, berikut adalah tujuh cara alami yang dapat membantu mengatasi sembelit.

Olahraga

Olahraga dapat merangsang otot-otot di bagian bawah sistem pencernaan, yang berperan penting dalam mengeluarkan kotoran dari tubuh dalam bentuk tinja. Sebuah tinjauan penelitian pada tahun 2019 menunjukkan bahwa olahraga dengan intensitas rendah, seperti berjalan cepat, bisa menjadi pengobatan yang efektif untuk sembelit. Aktivitas fisik ini membantu melancarkan pergerakan makanan melalui sistem pencernaan, sehingga lebih mudah buang air besar.

Relaksasi dan Posisi Duduk yang Benar

Tidak dapat buang air besar saat dibutuhkan dapat menyebabkan stres. Memaksakan atau mengejan saat buang air besar tidak sehat, sehingga berusaha rileks dan meluangkan waktu cukup adalah hal yang penting. Beberapa posisi di toilet juga bisa membantu, misalnya, mengangkat lutut lebih tinggi dari pinggul untuk memudahkan proses buang air besar. Anda bisa menggunakan bangku kecil sebagai penyangga kaki saat duduk di toilet untuk mencapai posisi ini.

Buah Plum (Prune)

Buah plum kering adalah sumber serat yang sangat baik, yang membantu memperlancar pergerakan makanan dalam sistem pencernaan. Makan beberapa buah plum kering dapat merangsang buang air besar. Selain itu, plum dan jusnya juga mengandung sorbitol, sejenis gula yang dapat menarik air ke dalam usus, membantu menambah volume tinja, dan memudahkan buang air besar.

Daun Senna

Daun dan buah tanaman senna dikenal sebagai pencahar alami. Senna biasanya tersedia dalam bentuk cair atau tablet, dan bekerja sekitar delapan jam setelah dikonsumsi. Banyak orang memilih untuk meminumnya sebelum tidur agar bisa berfungsi sepanjang malam dan menghasilkan buang air besar di pagi hari. Namun, penggunaan jangka panjang senna tidak disarankan karena bisa menyebabkan ketergantungan serta efek negatif pada saluran pencernaan.

Buah Kiwi

Buah kiwi memiliki kandungan serat yang tinggi, dan sebuah studi pada tahun 2019 menunjukkan bahwa kiwi dapat mendukung pencernaan. Kandungan serat dalam kiwi mampu membantu memperlancar buang air besar dan menjadi alternatif pencahar alami yang baik. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami manfaat pencernaan buah kiwi lebih dalam.

Kopi

Minuman hangat, seperti kopi, bisa membantu seseorang untuk buang air besar. Sebuah tinjauan pada 2021 menyebutkan bahwa senyawa dalam kopi dapat meningkatkan pergerakan sistem pencernaan, sehingga membantu meringankan sembelit. Minum kopi hangat di pagi hari, misalnya, dapat membantu merangsang pencernaan dan mendorong buang air besar.

Biji Rami (Flaxseed)

Biji rami adalah biji kecil dari tanaman rami yang kaya akan serat, terutama serat jenis mucilage yang dapat membentuk gel saat bercampur dengan air. Gel ini membantu melembutkan tinja dan berfungsi sebagai pencahar alami untuk meredakan sembelit. Biji rami bisa dicampur dalam smoothie, yogurt, atau salad untuk mendapatkan manfaat serat.

Setiap solusi alami di atas bisa menjadi alternatif yang baik untuk meredakan sembelit tanpa perlu mengonsumsi obat pencahar yang berlebihan. Namun, penting juga untuk tetap menjaga asupan cairan dan berkonsultasi dengan tenaga medis jika masalah sembelit berlanjut.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah