JawaPos.com–Kekurangan nutrisi adalah masalah serius yang sering kali tidak disadari. Mungkin kamu merasa sudah makan cukup. Jika asupan nutrisi tidak seimbang, tubuh bisa mengalami malnutrisi.
Kondisi ini terjadi ketika tubuh kekurangan vitamin, mineral, dan zat penting lainnya. Jika tidak diatasi, dampaknya bisa sangat merugikan bagi kesehatan.
Tidak hanya mereka yang mengonsumsi sedikit makanan yang berisiko mengalami malnutrisi. Bahkan, kamu yang makan dalam jumlah banyak tetapi kurang variasi juga dapat mengalami hal serupa. Malnutrisi dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka pendek dan jangka panjang.
Selain itu, penyembuhan dari luka dan penyakit bisa menjadi lebih lambat, dan risiko infeksi pun meningkat. Dilansir dari MedicalNewsToday, inilah tanda-tanda tubuh kekurangan nutrisi yang harus kamu waspadai.
- Penurunan berat badan
Jika kamu tanpa alasan yang jelas kehilangan berat badan, ini bisa menjadi pertanda.
- Kehilangan nafsu makan
Merasa tidak tertarik pada makanan atau minuman adalah sinyal yang harus diperhatikan.
- Kelelahan dan mudah marah
Jika kamu merasa lelah terus-menerus, ini bisa menjadi tanda kurangnya asupan nutrisi.
- Kesulitan berkonsentrasi
Tidak mampu fokus dalam kegiatan sehari-hari dapat menunjukkan bahwa tubuhmu kekurangan nutrisi.
- Selalu merasa dingin
Jika kamu merasa lebih dingin dibandingkan orang lain, ini bisa jadi tanda malnutrisi.
- Perasaan depresi
Suasana hati yang rendah dapat dipicu oleh kekurangan gizi.
- Kehilangan lemak, massa otot, dan jaringan tubuh
Perubahan fisik ini perlu diwaspadai.
- Risiko sakit yang lebih tinggi
Jika kamu mudah terserang penyakit, tubuhmu mungkin tidak mendapatkan cukup nutrisi.
- Waktu penyembuhan yang lebih lama
Luka yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh bisa menjadi sinyal malnutrisi.
- Kegagalan jantung
Dalam kasus ekstrem, malnutrisi dapat mengarah pada masalah jantung.
Perbedaan Gejala antara Dewasa dan Anak-Anak
Gejala malnutrisi pada anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Kamu perlu memperhatikan tanda-tanda ini pada anak-anak.
- Kurangnya pertumbuhan dan berat badan rendah
Jika anak tidak tumbuh dengan baik, ini perlu dicurigai.
- Kelelahan dan kurang energi
Anak yang tidak memiliki cukup energi bisa jadi mengalami kekurangan nutrisi.
- Iritabilitas dan kecemasan
Perubahan perilaku ini dapat menjadi indikator malnutrisi.
- Perkembangan perilaku dan intelektual yang lambat
Ini bisa menyebabkan kesulitan dalam belajar di sekolah.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah