JawaPos.com - Pemerintah Kota Cirebon bersama Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) mematangkan persiapan pelaksanaan program Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall di kawasan pesisir sebagai upaya mengatasi ancaman rob dan sedimentasi yang terus meningkat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Iing Daiman mengatakan, pertemuan dengan jajaran BOPPJ pada Kamis (11/6) dilakukan untuk menyampaikan rencana program. Sekaligus mengumpulkan data dan kebutuhan pembangunan di wilayah pesisir.
"Program ini merupakan salah satu program strategis nasional untuk menangani kawasan pesisir Pantura agar dampak rob dan sedimentasi tidak semakin besar," kata Iing Daiman dilansir dari Antara.
Baca Juga: Pemkab Kuningan Sebut 1.036 Petugas SE Bantu Hasilkan Data Pembangunan
Dia menjelaskan Kota dan Kabupaten Cirebon masuk dalam tahap kedua pelaksanaan Giant Sea Wall, setelah proyek serupa diprioritaskan lebih dulu di Jakarta serta Semarang. Saat ini pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan instansi terkait masih melakukan pendataan serta kajian teknis sebagai dasar penyusunan proyek tersebut.
"Kalau berdasar rencana, paling cepat pelaksanaannya pada akhir 2027 karena sekarang masih tahap pendataan dan analisis kebutuhan," ujar Iing Daiman.
Iing mengatakan, hasil analisis awal menunjukkan wilayah pesisir Kota dan Kabupaten Cirebon, memerlukan penanganan segera karena menghadapi ancaman rob dan sedimentasi yang cukup tinggi.
Baca Juga: Pemkot Libatkan Sanggar Seni Dalam Agenda Hari Jadi Ke-599 Cirebon
"Hasil analisis memang untuk wilayah Kota dan Kabupaten cukup lumayan, sehingga harus segera ditangani juga," terang Iing Daiman.
Dia menuturkan tim BOPPJ telah melakukan survei lapangan, termasuk di kawasan pesisir Kecamatan Lemahwungkuk dan Kejaksan, untuk mengidentifikasi kebutuhan pembangunan serta kondisi eksisting wilayah pantai.
Dia menyampaikan proses kajian juga melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pelindo, KSOP, PPN Kejawanan, serta sejumlah pemangku kepentingan lain yang memiliki kewenangan di kawasan pesisir.
Iing menambahkan pembangunan Giant Sea Wall diharapkan mampu mengurangi dampak rob dan sedimentasi, sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan pesisir Kota Cirebon yang memiliki garis pantai sekitar tujuh kilometer.
"Tujuannya mengurangi dampak rob dan sedimentasi sehingga kawasan pesisir tetap terjaga dan tidak menimbulkan persoalan yang lebih besar di masa mendatang," tandas Iing Daiman.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah