JawaPos.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon mengatakan, informasi mengenai teror pocong begal yang ramai beredar di media sosial dipastikan tidak benar atau hoaks. Isu itu menjadi perhatian masyarakat.
Kapolresta Cirebon Kombespol Imara Utama mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan maupun menemukan kasus kejadian terkait isu tersebut di wilayahnya. Polisi telah memeriksa dan tidak menemukan fakta adanya teror pocong, sebagaimana ramai dibahas di media sosial.
”Kami meminta warga tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya,” kata Imara Utama dilansir dari Antara.
Baca Juga: DPUTR Kabupaten Cirebon Kebut Perbaikan 23 Ruas Jalan pada 2026
Menurut Imara, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi berbagai unggahan viral agar tidak ikut menyebarkan kabar bohong yang dapat memicu keresahan publik.
Dia juga mengimbau warga segera menghubungi layanan kepolisian 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal mereka. Imara memastikan petugas kepolisian siap mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan apabila menerima laporan dari masyarakat.
”Penyebaran informasi palsu di media sosial berpotensi menimbulkan kepanikan apabila tidak segera diluruskan,” ungkap Imara Utama.
Baca Juga: Distan Cirebon Catat Produksi GKG Capai 139.811 Ton pada Panen Perdana 2026
Polresta Cirebon terus mengajak masyarakat melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai maupun membagikan kepada orang lain.
”Kami menegaskan kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Cirebon tetap aman dan masyarakat diminta tidak terpancing oleh isu yang belum terbukti kebenarannya,” tandas Imara Utama.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah