Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Sasar Keluarga Miskin

Antara • Sabtu, 25 April 2026 | 14:52 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menghadiri kegiatan di Gelanggang Generasi Muda (GGM) Majalengka, Jumat (24/4). (Fathnur Rohman/Antara)
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menghadiri kegiatan di Gelanggang Generasi Muda (GGM) Majalengka, Jumat (24/4). (Fathnur Rohman/Antara)

 

JawaPos.com–Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan program Sekolah Rakyat, termasuk di Majalengka, difokuskan untuk menyasar keluarga paling tidak mampu atau miskin sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan terpadu.

”Program ini untuk keluarga yang paling tidak mampu, dan kita pastikan yang bisa sekolah di sini adalah mereka yang benar-benar membutuhkan,” kata Mensos Saifullah Yusuf dilansir dari Antara saat ditemui usai kegiatan di Gelanggang Generasi Muda (GGM) Majalengka, Jumat (24/4).

Dia mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto, yang mengintegrasikan akses pendidikan dengan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Baca Juga: Bulog Indramayu Hadirkan Eduwisata Kenalkan Rantai Pasok Beras

”Di samping anaknya bisa sekolah, orang tuanya juga diberdayakan dan diintervensi dengan program-program strategis lainnya,” ujar Saifullah Yusuf.

Menurut dia, Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan layanan pendidikan bagi anak, namun menghadirkan pula intervensi sosial kepada orang tua. Intervensi tersebut meliputi perbaikan rumah tidak layak huni, pemberian Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk jaminan kesehatan nasional (JKN), serta pelatihan keterampilan.

Dengan pendekatan itu, kata Mensos, pemerintah menargetkan keluarga penerima manfaat (KPM) dapat lebih mandiri dan mengalami peningkatan taraf hidup. Dia menyebutkan secara nasional, jumlah siswa Sekolah Rakyat pada tahun ini mencapai hampir 16.000 siswa.

Baca Juga: Jamaah Calon Haji Asal Cirebon Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci

”Tahun ini, kami mengalokasikan lebih dari 30.000 tambahan, sehingga tahun ini nanti akan ada 45.000 lebih siswa Sekolah Rakyat,” ujar Saifullah Yusuf.

Selanjutnya, Mensos menuturkan pada 2027 jumlah penerima program ditargetkan meningkat sekitar 100.000 siswa di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Majalengka, lanjut dia, program ini telah dimulai melalui Sekolah Rakyat rintisan yang masih menggunakan gedung sementara.

”Karena tanahnya sudah clear, tahun ini insyaallah akan dibangun gedung permanen dengan kapasitas 1.000 siswa,” ungkap Saifullah Yusuf.

Dia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi proses seleksi agar program Sekolah Rakyat, tepat sasaran bagi keluarga paling tidak mampu.

”Saya ingin semuanya ikut mengawasi karena proses seleksi dimulai tahun ini dan kita pastikan yang diterima adalah yang paling tidak mampu,” tutur Mensos Saifullah Yusuf.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#saifullah yusuf #keluarga miskin #Sekolah Rakyat #majalengka