JawaPos.com–PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon mengalihkan rute perjalanan kereta api, menyediakan layanan bus. Daop 3 Cirebon juga membatalkan sejumlah perjalanan guna meminimalkan dampak gangguan operasional KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen di emplasemen Stasiun Bumiayu, Jawa Tengah.
Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada pelanggan yang terdampak. Gangguan terjadi saat rangkaian KA Bangunkarta mengalami anjlok pada Senin (6/4) pukul 14.15 WIB di KM 312+1 Stasiun Bumiayu, yang menyebabkan keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api.
Menurut dia, sejumlah kereta api yang menuju arah Purwokerto dialihkan melalui lintas utara Semarang kemudian menuju Solo. Selain itu, penumpang tujuan Purwokerto dan sekitarnya dialihkan menggunakan bus dari Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan.
Baca Juga: KAI Cirebon Kembalikan Barang Milik Penumpang Senilai Rp 106,56 Juta
Daop 3 Cirebon pun membatalkan sejumlah perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Purwokerto maupun sebaliknya, sebagai bagian dari penyesuaian operasional. Muhibbuddin merinci kereta yang dibatalkan di antaranya KA Sawunggalih relasi Kutoarjo-Pasarsenen dan sebaliknya, KA Taksaka relasi Jogjakarta-Gambir dan sebaliknya, KA Purwojaya relasi Gambir-Kroya-Cilacap dan sebaliknya, serta KA Bogowonto relasi Pasarsenen-Lempuyangan.
”Seluruh jajaran KAI terus bekerja maksimal, agar penanganan segera selesai dan perjalanan kereta api kembali normal,” terang Muhibbuddin.
Sejumlah kereta api lainnya dialihkan rutenya antara lain KA Argo Semeru, KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Progo, KA Manahan, KA Taksaka, KA Bangunkarta, KA Bima, serta KA Jakatingkir. Muhibbuddin memastikan seluruh penumpang dan awak kereta, dalam kondisi selamat usai kejadian tersebut.
Baca Juga: Pemkot Cirebon Dukung Penataan Kawasan Budaya dari Kemenbud
Dia menambahkan tiga gerbong KA Bangunkarta mengalami gangguan operasional dievakuasi petugas di lapangan. Selain itu, kedua jalur di lokasi kejadian, baik hulu maupun hilir, untuk sementara belum dapat dilalui dan masih dalam penanganan intensif.
”Atas kejadian ini, kami sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para penumpang, yang menyebabkan kedatangannya di stasiun tujuan mengalami kelambatan,” ujar Muhibbuddin.
PT KAI Daop 3 Cirebon memastikan pengembalian dana penuh bagi pelanggan yang terdampak kejadian anjloknya KA Bangunkarta di Stasiun Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah. Muhibbuddin mengatakan, kebijakan refund 100 persen diberikan untuk seluruh pembatalan tiket akibat gangguan perjalanan tersebut.
Selama periode 6 hingga 7 April 2026, KAI telah memproses pembatalan sebanyak 273 tiket pelanggan. ”Kami menyadari sepenuhnya bahwa insiden ini berdampak besar terhadap rencana perjalanan banyak pelanggan,” ujar Muhibbuddin.
Menurut dia, pengajuan pengembalian dana dapat dilakukan di stasiun hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan. Selain refund penuh, KAI juga memberikan kompensasi tambahan berupa service recovery bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan signifikan.
Muhibbuddin mengakui dalam pelaksanaan di lapangan masih terdapat sejumlah kendala, termasuk antrean refund di stasiun. ”Dalam pelaksanaan berbagai upaya tersebut, kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan,” tandas dia.
Dia menjelaskan insiden tersebut menyebabkan tujuh perjalanan kereta api dibatalkan, serta 27 perjalanan lainnya dialihkan melalui jalur memutar via Semarang. Selama penanganan, pihaknya mengerahkan personel teknis dan manajemen selama 11 jam untuk evakuasi rangkaian dan perbaikan jalur.
”Evakuasi dan perbaikan jalur selesai sehingga rel di emplasemen Bumiayu kembali dapat dilalui pada Selasa (7/4) pukul 04.08 WIB,” terang Muhibbuddin.
Dia memastikan saat ini, operasional kereta yang melintas masih diberlakukan pembatasan kecepatan demi memastikan keselamatan perjalanan. Kecepatan kereta, kata dia, sementara dibatasi hingga 20 kilometer per jam dan akan ditingkatkan secara bertahap menuju kondisi normal.
”Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih atas kesabaran pelanggan,” ucap Muhibbuddin.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah