JawaPos.com–PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat sebanyak 136.260 penumpang tiba di sejumlah stasiun selama masa angkutan Lebaran hingga H-1 Idul Fitri 1447 Hijriah atau Jumat (20/3).
Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, jumlah tersebut merupakan akumulasi kedatangan penumpang pada periode 11-20 Maret 2026. Tren kedatangan penumpang di wilayah Daop 3 Cirebon, mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir menjelang Lebaran.
Sementara itu, kata dia, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 3 Cirebon selama periode yang sama tercatat sebanyak 93.048 pelanggan. Khusus pada H-1 Lebaran, jumlah kedatangan penumpang tercatat sebanyak 9.439 orang dan diperkirakan masih bertambah hingga malam hari.
Baca Juga: Astra Tol Cipali Edukasi Pemudik Pilah Sampah di Rest Area
”Sedangkan, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 3 Cirebon pada hari yang sama mencapai 4.436 pelanggan,” ujar Muhibbuddin.
Muhibbuddin menyebutkan puncak kedatangan penumpang sejauh ini terjadi pada 19 Maret 2026, dengan jumlah mencapai 11.441 orang. ”Pantauan kami, kedatangan penumpang tertinggi sejauh ini terjadi pada 19 Maret 2026,” ujar dia.
Selain itu, kata dia, selama masa angkutan Lebaran pada 11-20 Maret 2026, KAI mencatat sebanyak 68.285 tiket telah terjual di wilayah Daop 3 Cirebon. Jumlah tersebut setara dengan 67 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 102.300 kursi.
Baca Juga: Polres Kuningan Pastikan Pelaksanaan Shalat Id Lebih Awal Kondusif
Dia menyampaikan, lima stasiun dengan jumlah penumpang naik terbanyak di wilayah Daop 3 Cirebon. Yakni Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Brebes, Jatibarang, dan Haurgeulis.
Muhibbuddin mengimbau para pelanggan kereta api untuk datang lebih awal ke stasiun dengan memperhitungkan kondisi lalu lintas menuju stasiun yang saat ini cukup padat menjelang Lebaran.
”Beberapa ruas jalan menuju Stasiun Cirebon maupun Cirebon Prujakan saat ini padat. Kami menyarankan pelanggan melakukan boarding satu jam sebelum jadwal keberangkatan agar tidak terlambat,” tandas Muhibbuddin.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah