Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Pemkab Majalengka Imbau Pemudik Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem

Antara • 2026-03-17 15:19:01
Bupati Majalengka Eman Suherman (kanan). (Pemkab Majalengka/Antara)
Bupati Majalengka Eman Suherman (kanan). (Pemkab Majalengka/Antara)

 

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Majalengka mengimbau para pemudik yang melintasi wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan titik rawan bencana selama periode arus mudik Lebaran 2026.

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, para pengendara diminta lebih berhati-hati ketika melintas di jalur yang memiliki potensi longsor. Terurama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Dia menyebutkan berdasar pemantauan dari BMKG, kondisi cuaca masih berpotensi ekstrem hingga April 2026.

Baca Juga: Polres Cirebon Kota Selidiki Temuan Mayat Perempuan di Kamar Kos

”Para pemudik yang melintas di wilayah Majalengka kami imbau untuk selalu berhati-hati dan waspada. Beberapa titik rawan longsor juga perlu menjadi perhatian,” kata Eman Suherman seperti dilansir dari Antara.

Dia menuturkan kewaspadaan pengendara sangat penting, untuk meminimalkan risiko kecelakaan maupun dampak bencana alam di jalur yang dilintasi masyarakat. Sejumlah ruas jalan di wilayah Majalengka memiliki karakteristik perbukitan sehingga berpotensi terjadi longsor saat curah hujan tinggi.

Oleh karena itu, kata dia, pengendara diharapkan selalu memperhatikan kondisi cuaca dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, pengendara juga diminta mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Baca Juga: Lalun Lintas di Tol Cipali Meningkat saat H-4 Lebaran, Dilintasi 279 Ribu Kendaraan hingga H-6 Lebaran

Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi mengatakan, arus mudik dan balik Lebaran 2026, terdapat 448 personel polisi yang dikerahkan di sejumlah titik untuk pengamanan arus mudik.

”Setiap personel harus sudah mengetahui spot atau titik tugasnya masing-masing. Kita fokus pada dua hal utama yaitu proses pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rita Suwadi.

Dia menyampaikan pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Seperti pusat keramaian, kawasan pertokoan, jalur lalu lintas utama, hingga area publik lainnya.

Selain pengamanan, polres juga menyiapkan berbagai pelayanan kepada masyarakat selama operasi berlangsung untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap aman dan nyaman.

”Operasi Keselamatan Lodaya 2026 dilaksanakan selama 13 hari mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan fokus pada peningkatan disiplin berlalu lintas,” tutur Rita Suwadi.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#arus mudik #majalengka #cuaca ekstrem