Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Lalun Lintas di Tol Cipali Meningkat saat H-4 Lebaran, Dilintasi 279 Ribu Kendaraan hingga H-6 Lebaran

Antara • Selasa, 17 Maret 2026 | 15:01 WIB
Arus lalu lintas jalan Tol Cipali. (Astra Tol Cipali/Antara)
Arus lalu lintas jalan Tol Cipali. (Astra Tol Cipali/Antara)

 

JawaPos.com–Arus lalu lintas di ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan dari arah Cikopo menuju Cirebon mengalami peningkatan saat H-4 Lebaran 2026 atau Selasa (17/3).

Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo menyampaikan, terhitung Selasa pukul 00.00 hingga 09.00 WIB arus lalu lintas cukup padat. Astra Tol Cipali mencatat sekitar 22 ribu kendaraan melintasi ruas jalan Tol Cipali Cikopo menuju Cirebon dalam kurun waktu tersebut.

”Volume lalu lintas itu meningkat 22,2 persen dibandingkan volume pada waktu yang sama pada hari sebelumnya,” papar Ardam Rafif Trisilo dilansir dari Antara.

Baca Juga: Arus Lalu Lintas di Jalan Tol Cipali Melandai

Untuk arus lalu lintas di arah sebaliknya, terdapat sekitar 8 ribu kendaraan melintasi ruas Tol Cipali dari arah Cikopo menuju Jakarta. Jumlah kendaraan yang melintas itu meningkat 2,2 persen dibandingkan pada waktu yang sama pada hari sebelumnya.

Ardam menyebutkan, secara keseluruhan, volume lalu lintas di ruas Tol Cipali terpantau meningkat 9,2 persen dibandingkan volume pada jam yang sama kemarin. Dari sisi layanan pengguna jalan, kondisi rest area di sepanjang ruas Tol Cipali terpantau ramai pengunjung namun kapasitas parkir masih tersedia.

”Astra Tol Cipali mengimbau pengguna jalan untuk membatasi waktu istirahat maksimal 30 menit, sehingga fasilitas rest area dapat digunakan secara bergantian oleh pengguna jalan lainnya,” tutur Ardam Rafif Trisilo.

Baca Juga: Polres Cirebon Kota Hadirkan Pos Robot Hibur Pemudik di Tol Palikanci

Selain itu, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan fasilitas di luar jalan tol dengan keluar melalui gerbang tol terdekat untuk beristirahat dan masuk kembali tanpa dikenai biaya tambahan. Ketentuan itu berlaku karena sistem transaksi pada jaringan Tol Trans-Jawa menggunakan sistem tertutup, sehingga tarif tol tetap dihitung berdasar jarak tempuh perjalanan.

”Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk tidak berhenti di bahu jalan agar tidak terjadi perlambatan arus lalu lintas dan keselamatan Bersama,” ucap Ardam Rafif Trisilo.

Sementara itu, sekitar 279 ribu kendaraan melintas di ruas tol tersebut selama periode H-8 hingga H-6 Lebaran 2026. Peningkatan volume kendaraan tersebut mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik Lebaran.

Ardam menyebutkan pada H-8 Lebaran atau Jumat (13/3), tercatat sekitar 79 ribu kendaraan melintas di ruas Tol Cipali. Kemudian, pada H-7 Lebaran atau Sabtu (14/3), jumlah kendaraan yang melintas meningkat menjadi sekitar 97 ribu unit. Sedangkan pada H-6 Lebaran atau Minggu (15/3), tercatat sekitar 103 ribu kendaraan melintas dengan kondisi lalu lintas di sepanjang ruas tol tersebut terpantau ramai lancar.

”Jumlah kendaraan pada H-6 Lebaran lebih tinggi sekitar 80 persen dibandingkan lalu lintas harian normal di ruas Tol Cipali,” terang Ardam Rafif Trisilo.

Dia menambahkan volume kendaraan pada periode tersebut juga meningkat sekitar 29 persen, dibandingkan periode Lebaran 2025. Berdasar pemantauan pada Senin (16/3), hingga pukul 17.00 WIB, arus lalu lintas di kedua arah ruas Tol Cipali terpantau lancar dan mulai melandai.

Baca Juga: Polres Cirebon Kota Terapkan Kanalisasi di Rest Area Cegah Macet

”Selama periode tersebut, terdapat sekitar 36 ribu kendaraan melintas dari arah Cikopo menuju Cirebon. Di arah sebaliknya, sekitar 17 ribu kendaraan tercatat melintas dari arah Cikopo menuju Jakarta,” ungkap Ardam Rafif Trisilo.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan kepolisian telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada puncak arus mudik Lebaran 2026 di jalur tol maupun arteri. Rekayasa lalu lintas yang disiapkan antara lain penerapan sistem satu arah (one way) hingga contraflow apabila terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.

Kepolisian memperkirakan puncak arus mudik Lebaran di wilayah Jawa Barat akan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026, sehingga berbagai skema pengaturan lalu lintas telah disiapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan pada periode tersebut.

Baca Juga: Kemenag Kuningan Sediakan Sembilan Masjid Ramah Pemudik Jelang Lebaran

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#cirebon #cipali #lebaran