Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Menteri PKP: Pesanan Genteng dari UMKM Majalengka Capai Rp 3 Miliar

Antara • 2026-03-12 17:11:54
Ilustrasi gentengisasi. (Google Maps/Glennardo Aldias)
Ilustrasi gentengisasi. (Google Maps/Glennardo Aldias)

 

JawaPos.com–Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebut program gentengisasi yang dimulai di Kabupaten Majalengka mampu menyerap produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan total komitmen transaksi sekitar Rp 3 miliar.

Dia mengatakan, sebagai langkah awal pelaksanaan program tersebut, sejumlah truk genteng dari sentra produksi di Jatiwangi sudah dikirim ke sejumlah proyek pembangunan perumahan pada Rabu (11/3) malam.

”Kita harus buat sesuatu yang real buat rakyat kita, dan UMKM kita harus dididik punya daya saing yang tinggi, dan saya yakin bisa,” kata Menteri PKP Maruarar Sirait dalam keterangan yang diterima di Majalengka seperti dilansir dari Antara, Kamis (12/3).

Baca Juga: BPBD Catat 242 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Cirebon

Dia menyampaikan, program tersebut merupakan implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto, agar pembangunan perumahan rakyat juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat. Program gentengisasi merupakan kebijakan yang mendorong penggunaan produk UMKM lokal dalam pembangunan rumah rakyat di berbagai daerah.

Dia mengemukakan total pemesanan genteng dari Jatiwangi mencapai 24 truk, yang nanti dipakai untuk berbagai program pemerintah dan pengembang perumahan. Kebutuhan genteng untuk pembangunan perumahan rakyat ke depan, sangat besar sehingga pelaku UMKM perlu meningkatkan kualitas produknya agar mampu bersaing.

Produk genteng dari Jatiwangi, lanjut dia, merupakan salah satu kearifan lokal yang menjadi bagian dari ciri khas masyarakat di Kabupaten Majalengka.

Baca Juga: Bank BJB Sasar Nelayan Cirebon untuk Program Literasi Keuangan

”Jangan ragukan soal kebutuhan, karena kebutuhannya banyak sekali. Tapi bagaimana kualitas kita supaya bisa unggul dan terpercaya,” tutur Maruarar Sirait.

Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan pemerintah daerah juga mengalokasikan program perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 1.715 unit pada 2026. Program tersebut diperkirakan menyerap belanja genteng dari pengusaha lokal dengan nilai sekitar Rp 1,5 miliar.

Selain itu, dia mengatakan, melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat, sebanyak 900 rumah di Kabupaten Majalengka direncanakan diperbaiki dengan potensi kebutuhan genteng sekitar Rp 1 miliar.

Baca Juga: Dinkes Cirebon Siagakan 20 Pos Kesehatan di Jalur Mudik Lebaran

”Tahun ini, kami akan melaksanakan program perbaikan rumah tidak layak huni 1.715 unit,” terang Eman Suherman.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#Menteri PKP Maruarar Sirait #umkm #Kabupaten Majalengka