JawaPos.com–Perum Bulog Cabang Indramayu mulai menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat rawan pangan di Kabupaten Indramayu. Bantuan itu untuk alokasi Februari-Maret 2026 dengan jumlah penerima mencapai 314.129 penerima bantuan pangan (PBP).
Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu Sri Wahyuni mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa beras dan minyak goreng guna membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Setiap PBP memperoleh beras sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng total empat liter, karena alokasi bantuan diberikan sekaligus untuk dua bulan.
”Setiap penerima akan mendapatkan beras sebanyak 20 kilogram. Karena alokasinya untuk dua bulan sekaligus, masyarakat juga menerima minyak goreng total empat liter,” ujar Sri Wahyuni seperti dilansir dari Antara.
Baca Juga: DKP3 Cirebon Pastikan Bantuan Pangan untuk Lebaran Layak Disalurkan
Menurut dia, total beras yang disalurkan dalam program bantuan pangan tersebut mencapai sekitar 6.282 ton. Sementara itu, total minyak goreng yang didistribusikan kepada para penerima mencapai sekitar 1,26 juta liter.
Dia menyampaikan penyaluran bantuan dilakukan pada 12 Maret 2026 di sejumlah desa, dengan tahap awal distribusi dilaksanakan di tiga desa yang mencakup 1.915 PBP. Di Desa Karanganyar terdapat 589 penerima dengan bantuan 11.780 kilogram beras dan 2.356 liter minyak goreng.
Kemudian, lanjut dia, di Desa Kepandean sebanyak 480 penerima menerima bantuan 9.600 kilogram beras dan 1.920 liter minyak goreng.
Baca Juga: KAI Cirebon Catat 41 Ribu Tiket Angkutan Lebaran 2026 Sudah Terjual
”Sementara di Desa Margadadi terdapat 846 penerima dengan bantuan 16.920 kilogram beras dan 3.384 liter minyak goreng,” terang Sri Wahyuni.
Secara keseluruhan, menurut dia, total bantuan yang disalurkan pada tahap awal di tiga desa tersebut mencapai 38.300 kilogram beras dan 7.660 liter minyak goreng. Pihaknya menargetkan proses penyaluran bantuan pangan di tiga desa tersebut, dapat selesai sebelum masa cuti bersama Lebaran 2026.
Sementara itu, Anggota Satgas Pangan Kabupaten Indramayu Ipda F. Yudha memastikan kualitas bahan pangan telah melalui pengecekan menyeluruh, termasuk uji tanak beras serta pemeriksaan fisik dan timbangan.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan BBM di Cirebon Aman Jelang Lebaran
”Kami akan terus melakukan pengawasan selama proses distribusi berlangsung guna mencegah adanya penyimpangan,” papar Yudha.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah