Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

BPBD Cirebon Catat Tiga Kecamatan Dilanda Banjir Luapan Sungai Cisanggarung

Antara • Kamis, 12 Februari 2026 | 20:13 WIB
Banjir merendam permukiman warga di Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)
Banjir merendam permukiman warga di Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon menyebutkan tiga kecamatan terendam banjir. Banjir melanda Kecamatan Losari, Ciledug, dan Waled itu disebabkan luapan air dari aliran Sungai Cisanggarung.

Petugas Unit Data dan Informasi BPBD Kabupaten Cirebon Gugum Gumilar mengatakan, banjir yang terjadi saat ini dipicu limpasan air dari hulu Sungai Cisanggarung setelah terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi sejak Rabu (11/2) malam.

”Ada limpasan air dari Sungai Cisanggarung, terutama dari wilayah hulunya itu sudah hujan,” kata Gugum Gumilar seperti dilansir dari Antara.

Dari pendataan sementara, kata dia, ketinggian air di sejumlah titik bervariasi antara 30 hingga 60 cm yang merendam pemukiman serta akses jalan warga. Salah satu lokasi terdampak cukup luas berada di Desa Barisan, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Tepatnya di Dusun Pon Blok Pon.

Di wilayah tersebut, BPBD mencatat sebanyak 280 rumah terendam banjir dengan jumlah warga terdampak mencapai 289 kepala keluarga (KK) atau 840 jiwa.

”Air mulai masuk ke pemukiman warga sejak Kamis (12/2) sekitar pukul 04.00 WIB, berdasar laporan masyarakat,” beber Gugum Gumilar.

Dia menyampaikan, selain merendam rumah, genangan air sempat menyebabkan akses ruas jalan Ciledug-Losari, Cirebon tidak dapat dilalui kendaraan

”Akibat banjir ini akses jalan Ciledug–Losari sempat ditutup. Namun, sekarang sudah bisa dilewati,” terang Gugum Gumilar.

Dia memastikan, saat ini personel gabungan sudah dikerahkan ke lokasi banjir untuk melakukan asesmen serta penanganan terhadap dampak dari peristiwa tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Losari Polresta Cirebon AKP Sugiono mengatakan, luapan air dari Sungai Cisanggarung membuat aktivitas warga terganggu. Khususnya masyarakat yang tinggal di Desa Barisan.

Menurut dia, ketinggian air di pemukiman warga sempat mencapai sekitar 50 cm sebelum berangsur turun menjadi sekitar 20 cm saat dilakukan pemantauan pagi hari. Sugiono menyebut debit Sungai Cisanggarung saat kejadian mencapai sekitar 700 cm, jauh di atas ambang normal 250 cm, sehingga air meluap dan tidak tertahan tanggul.

”Di Kecamatan Losari terdapat tiga desa terdampak. Yakni Barisan, Mulyasari, dan Losari Kidul, dengan sumber genangan berasal dari luapan langsung sungai dan rembesan tanggul,” ucap Sugiono.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah
#bpbd #Losari #kabupaten cirebon #banjir #Sungai Cisanggarung